Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satu Orang Tewas Setiap 30 Menit, Kasus Ebola di Kongo Kini Tembus 5.000 Kasus

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 19:38 WIB | Oleh:
Satu Orang Tewas Setiap 30 Menit, Kasus Ebola di Kongo Kini Tembus 5.000 Kasus Doc: AFP

ADDIS ABABA - Jumlah kasus Ebola yang terkonfirmasi di Republik Demokratik (RD) Kongo telah melampaui 5.000 kasus, dengan lebih dari 2.320 kematian.

Sementara itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) Afrika pada Senin (17/8) memperingatkan bahwa wabah itu berpotensi menjadi epidemi Ebola paling mematikan yang pernah tercatat di dunia kecuali jika laju penyebarannya segera dihentikan.

CDC Afrika dalam sebuah pernyataan menyebutkan bahwa tiga bulan setelah wabah yang disebabkan oleh virus Ebola Bundibugyo ini diumumkan, perkembangannya telah "melampaui ekspektasi terburuk pihaknya.

Data CDC Afrika Per-Senin menyebutkan bahwa RD Kongo telah melaporkan lebih dari 5.000 kasus terkonfirmasi dan lebih dari 2.320 kematian di enam provinsi, yaitu Ituri, Kivu Utara, Kivu Selatan, Haut-Uele, Bas-Uele, dan Tshopo.

CDC Afrika menyatakan bahwa wabah ini telah menjadi wabah Ebola paling mematikan dalam sejarah RD Kongo dan wabah Ebola dengan pertumbuhan tercepat yang pernah tercatat, dengan rasio kematian kasus mendekati angka 50 persen.

"Saat ini, wabah itu merenggut satu nyawa setiap 30 menit. Jika laju penyebarannya tidak segera dihentikan, wabah ini berisiko menjadi wabah Ebola paling mematikan yang pernah tercatat di dunia," kata badan tersebut.

CDC Afrika juga menyoroti negara tetangga, Uganda, yang mengumumkan berakhirnya wabah Ebola Bundibugyo pada 28 Juli, menyatakan bahwa pengalaman Uganda menunjukkan bahwa virus itu dapat dikendalikan jika langkah-langkah kesehatan masyarakat yang terbukti efektif diimplementasikan secara cepat dan menyeluruh dengan melibatkan masyarakat sebagai pusat dari upaya penanggulangan.

RD Kongo mengumumkan wabah Ebola saat ini pada 15 Mei. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.