Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Kemnaker: 5 Aspek Ini Jadi Kunci Membangun Pendidikan Vokasi Berkualitas.

31 Selasa, 18 Agu 2026, 22:42 WIB | Oleh:
Kemnaker: 5 Aspek Ini Jadi Kunci Membangun Pendidikan Vokasi Berkualitas. Kemnaker: 5 Aspek Ini Jadi Kunci Membangun Pendidikan Vokasi Berkualitas. Doc: Humas Kemnaker
Ket. Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Cris Kuntadi

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Cris Kuntadi menyebut lima aspek penting dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Kelima aspek tersebut meliputi kompetensi dan karakter, kemampuan beradaptasi dengan teknologi, infrastruktur pembelajaran, tata kelola institusi, serta manfaat lulusan bagi dunia kerja dan masyarakat.

“Kita tidak cukup hanya mencetak lulusan yang terampil. Kita harus membentuk manusia yang memi liki integritas, disiplin, kompetensi, serta etos kerja yang kuat,” ujar Cris saat memberikan orasi ilmiah bertajuk “Nava Karya Dalam Nusa Diri: Transformasi SDM Vokasi Menuju Ketenagakerjaan Berkelanjutan” pada Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-9 Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) di Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Cris menggambarkan pendidikan vokasi seperti pohon yang terus tumbuh. Pohon tidak akan kokoh hanya karena memiliki batang dan ranting. Ia membutuhkan akar yang kuat agar dapat bertahan dan terus berkembang. “Akar pohon adalah fondasi yang tidak terlihat, tetapi menentukan kokoh atau tidaknya sebuah pohon,” ujar Cris.

Menurut Cris, akar tersebut menggambarkan kompetensi dan karakter. Peserta didik perlu memiliki keterampilan sesuai bidangnya, sekaligus dibekali integritas, tanggung jawab, kedisiplinan, dan etika kerja.

Namun, akar yang kuat saja belum cukup. Pohon juga harus terus tumbuh. Begitu pula lulusan vokasi. Mereka perlu siap meng hadapi perubahan yang terjadi di dunia kerja, terutama perkembangan teknologi yang berlangsung cepat.

“Teknologi terus berubah. Oleh karena itu, lulusan vokasi harus memiliki kemampuan belajar sepanjang hayat,” tutur Cris.

Kemampuan untuk terus belajar juga membutuhkan lingkungan pendidikan yang memadai. Karena itu, infrastruktur pembelajaran menjadi bagian penting. Fasilitas fisik maupun digital diperlukan untuk mendukung proses belajar sekaligus memperluas akses terhadap pendidikan vokasi berkualitas.

Selain fasilitas, lembaga pendidikan perlu dikelola dengan baik. Tata kelola institusi memastikan sumber daya pendidikan digunakan secara efektif dan bertanggung jawab, dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.

Pada akhirnya, pendidikan vokasi harus memberikan hasil yang dirasakan setelah lulusan memasuki dunia kerja. Karena itu, manfaat lulusan bagi dunia kerja dan masyarakat menjadi bagian penting dari keberhasilan pendidikan vokasi.

“ Ukuran keberhasilan pendidikan vokasi pada akhirnya bukan hanya berapa banyak lulusan, tetapi seberapa besar manfaat yang mereka berikan,” ujar Cris.

Cris berharap Dies Natalis ke-9 menjadi momentum bagi Polteknaker untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan menyesuaikannya dengan kebutuhan dunia kerja.

“Saya berharap Polteknaker dapat melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi, karakter, dan daya saing tinggi sehingga mampu berkontribusi dalam transformasi ketenagakerjaan Indonesia,” pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.