Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Lagi Penjaga Rak Buku! Ini 5 Peran Baru Pustakawan di Era AI & Hoaks

📅 Jumat, 14 Agu 2026, 08:43 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Bukan Lagi Penjaga Rak Buku! Ini 5 Peran Baru Pustakawan di Era AI & Hoaks Doc: istimewa
Ket. Seminar Guardians of Memory: Libraries, Democratic Literacy, and Digital Preservation in the Trans-Pacific Narrative, Kamis (13/8), yang diselenggarakan secara virtual oleh Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) dan Fulbright Indonesia

JAKARTA– Perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan koleksi, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menjaga ingatan, pengetahuan, dan warisan dokumenter agar tetap dapat diakses dan diwariskan kepada generasi berikutnya. 

Di tengah perkembangan teknologi dan melimpahnya informasi digital, peran pustakawan semakin penting sebagai penghubung masyarakat dengan sumber informasi yang dapat dipercaya. Hal tersebut mengemuka dalam seminar Guardians of Memory: Libraries, Democratic Literacy, and Digital Preservation in the Trans-Pacific Narrative, Kamis (13/8), yang diselenggarakan Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) dan Fulbright Indonesia.

5 Peran Pustakawan di Era Digital

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Pustakawan Indonesia (PP IPI) Joko Santoso menyatakan tema Guardians of Memory menggambarkan tanggung jawab profesi pustakawan. Warisan dokumenter, menurutnya, mencakup manuskrip, buku, surat kabar, foto, peta, rekaman suara, film, arsip, hingga dokumen digital yang merekam perjalanan suatu bangsa.

Joko menjelaskan ada lima peran pustakawan yang semakin relevan, yakni sebagai penjaga memori, penghubung antara pengetahuan dan masyarakat, pemberi makna, pendidik, serta kolaborator. 

Pustakawan juga berperan membantu masyarakat menemukan sumber terpercaya serta mengembangkan kecakapan literasi informasi dan literasi digital untuk menghadapi misinformasi dan disinformasi.

"Pustakawan masa depan bukan penjaga rak buku. Ia adalah penjaga memori, penghubung pengetahuan, pendidik literasi, pemberi konteks dan makna, dan mitra masyarakat dalam memahami dunia,"ujar Joko.

Ia menekankan masa depan perpustakaan sangat bergantung pada masa depan pustakawannya. Perkembangan teknologi dan kecanggihan sistem tetap membutuhkan pustakawan yang memiliki kompetensi, integritas, rasa ingin tahu, kemampuan beradaptasi, serta kesadaran akan tanggung jawab sosial profesinya.

Seminar tersebut juga berlangsung dalam momentum 250 tahun Kemerdekaan Amerika Serikat dan 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. "Perjalanan sejarah kedua negara mengingatkan bahwa sebuah bangsa dibangun bukan hanya oleh apa yang dilakukan pada masa kini, tetapi juga oleh kemampuannya mengingat, memeriksa, dan memahami perjalanan masa lalu yang membentuk dirinya," kata Joko.

3 Tantangan Pengelolaan Pengetahuan

Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpusnas Suharyanto mengemukakan tiga tantangan utama dalam pengelolaan pengetahuan saat ini: 

1. Kerentanan dokumen fisik dan objek digital terhadap kerusakan, bencana, keusangan format, serangan siber, serta kehilangan konteks.

2. Disinformasi yang berkembang di tengah kelimpahan informasi.

3. Pergeseran konsumsi pengetahuan* dari literatur panjang menuju konten pendek di media sosial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Gerakan Pangan Murah Diserbu Warga Kota Tangerang

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Gerakan Pangan Murah Diserb...
Megapolitan
Wakil Wali Kota Tangerang: ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: Arsenal Imbangi Tuan Rumah Bayern Muenchen 2-2

Hasil Liga Champions: Arsenal Imbangi Tuan Rumah Bayern Muenchen 2-2

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.