Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pendakian Gunung Rinjani Terganggu! Jalur Torean dan Senaru Ditutup Sementara

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 08:32 WIB | Oleh:
Pendakian Gunung Rinjani Terganggu! Jalur Torean dan Senaru Ditutup Sementara Doc: Antara foto/HO-Balai TNGR NTB
Ket. Jalur pendakian Torean yang terdampak kebakaran hutan di kawasan Gunung Rinjani Lombok, Nusa Tenggara Barat, Rabu (30/9).

MATARAM - Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan jalur pendakian Torean dan Senaru masih ditutup sementara dampak penanganan kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Bukit Setampol, Puncak Sangkareang di kawasan Gunung Rinjani Lombok.

"Jalur wisata pendakian Senaru dan jalur Torean masih ditutup sementara sampai batas waktu belum ditentukan," kata kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai TNGR Astekita Ardiarsito di Mataram, Rabu.

Ia menjelaskan untuk pendaki yang sudah memiliki e-ticket via Senaru dapat menjadwal ulang atau alihkan masuk-keluar via jalur Sembalun sampai Senaru dibuka kembali.

"Pendaki yang masih di dalam dan memilih Senaru dan Torean sebagai pintu keluar diarahkan keluar via Sembalun sesuai arahan petugas," ujarnya.

Ia mengatakan kebakaran di jalur pendakian Senaru dan Resor Torean dan Senaru mengakibatkan kebakaran permukaan dengan bahan bakar hutan cemara gunung, semak belukar, perdu, rumput, savana pegunungan, dedaunan kering, dan vegetasi bawah lainnya.

"Berdasarkan pemantauan sementara sampai 29 September 2026, luas areal terdampak mencapai 1.098,75 hektare dan tidak terdapat titik api baru/meluas," kata Astekita.

"Angka masih estimasi sementara dan akan diperbarui berdasarkan pemantauan lapangan, dokumentasi drone, dan verifikasi batas areal," ujarnya.

Ia mengatakan pemantauan kondisi kebakaran di kawasan tersebut dilakukan via drone dari jarak 350 meter. Titik api tersisa berupa pohon berdiri yang sudah terbakar sebelumnya, dalam kondisi terisolasi dan tidak merambat.

"Tim tetap siaga antisipasi penyalaan kembali. Pengawasan diperkuat via patroli dan pemeriksaan barang bawaan," katanya.

Kebakaran hutan di Bukit Setampol, Resor Torean, Gunung Rinjani Lombok tersebut terjadi pada Selasa (22/9) dan hingga saat ini petugas masih melakukan penanganan kebakaran, meskipun titik api baru sudah tidak ada terlihat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.