Progres LRT Jakarta Velodrome–Manggarai 97,9 Persen, Siap Operasi Akhir Agustus
📅 Kamis, 13 Agu 2026, 13:05 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohPengembangan transportasi tersebut juga dinilai berpotensi mendorong pertumbuhan kawasan Manggarai melalui konsep Transit Oriented Development (TOD). Pramono menyebut kawasan tersebut dapat berkembang menjadi pusat aktivitas baru seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang menggunakan berbagai moda transportasi.
"Nanti di tempat ini, baik dilakukan oleh pemerintah pusat atau pemerintah Jakarta atau swasta, akan dibangun banyak TOD-TOD baru. Karena apa pun ini menjadi seperti Blok M sekarang, orang akan berebut untuk datang ke tempat ini karena memang transportasi utama Jakarta, salah satunya, berhentinya di tempat ini," katanya.
Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan rencana perluasan jaringan LRT menuju sejumlah kawasan strategis. Beberapa rencana tersebut mencakup koneksi dari Kelapa Gading menuju Jakarta International Stadium (JIS) serta pengembangan jalur dari Velodrome menuju kawasan kereta cepat Whoosh di Halim.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta berencana membahas dengan pemerintah pusat mengenai peluang pengembangan layanan kereta bandara dari Manggarai. Jika terealisasi, penumpang diharapkan dapat melakukan perjalanan dari Manggarai menuju BNI City dan selanjutnya terhubung langsung ke Bandara Soekarno-Hatta tanpa perlu melakukan perpindahan yang terlalu banyak.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kalau kereta bandara bisa dimulai juga dari Manggarai, jadi dari Manggarai ke bandara tidak perlu orang berpindah, tetapi dari Manggarai bisa langsung ke BNI City dan langsung kemudian ke bandara. Dan itu akan sangat membantu," tuturnya.
Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda), Iwan Takwin, mengatakan pihaknya terus menyiapkan fasilitas stasiun untuk mendukung integrasi antarmoda sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat. Menurutnya, pembangunan LRT tidak hanya ditujukan untuk menghadirkan infrastruktur baru, tetapi juga mendorong perubahan kebiasaan masyarakat dalam menggunakan transportasi umum.
"Target kami adalah memberikan fasilitas modern yang nyaman sehingga itu bisa mengubah budaya. Jadi tidak hanya membangun infrastrukturnya, tetapi membangun masyarakatnya, perilakunya juga akan berubah karena mereka menikmati dan nyaman," kata Iwan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jakpro juga berkoordinasi dengan PT KAI untuk menyiapkan koneksi langsung antara LRT dan KRL di kawasan Manggarai. Integrasi tersebut diharapkan memungkinkan penumpang berpindah moda dengan lebih mudah tanpa harus melakukan perjalanan yang berputar atau turun ke area lain.
“Orang, penduduk, warga, atau penumpang dari KRL pindah ke LRT, LRT ke KRL, itu tidak perlu turun ke bawah, bisa langsung terkoneksi dengan KAI. Jadi mobilisasinya akan lebih nyaman nantinya,” ujarnya.
Dengan progres pembangunan yang telah mendekati 100 persen, LRT Jakarta Velodrome - Manggarai menjadi salah satu proyek strategis dalam penguatan sstem transportasi publik Ibu Kota. Pemprov DKI Jakarta berharap pengoperasian jalur tersebut dapat meningkatkan konektivitas antarkawasan, memperkuat integrasi antarmoda, sekaligus mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum secara lebih luas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!