Iran Bakal Makin Terkucil, Peru Memutuskan Hubungan Diplomatik
📅 Rabu, 02 Sep 2026, 09:16 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Sikap negara yang tidak prodemokrasi yang diperlihatkan Iran membuat berang banyak negara. Salah satu negara, Peru, tegas menolak sikap antidemokrasi dan memilih memutuskan hubungan diplomatik dengan negara yang sering dituduh penyokong aksi terorisme tersebut.
Pemerintah Peru mengecam kebijakan Iran dan memutuskan hubungan diplomatik dengan negara tersebut, kata Kementerian Luar Negeri Peru.
“Berdasarkan komitmen historis terhadap perdamaian ... serta penghormatan terhadap hukum internasional dan pembelaan demokrasi, Pemerintah Republik Peru telah memutuskan untuk memutus hubungan diplomatik dengan Republik Islam Iran,” demikian pernyataan Kemlu Peru pada Selasa malam.
Kementerian mengatakan Pemerintah Peru memandang dengan keprihatinan mendalam pembatasan ketat yang diberlakukan Iran di Selat Hormuz yang dinilai mengganggu perdagangan internasional.
Selain itu, Peru mengecam tindakan Iran yang menghambat tugas Badan Energi Atom Internasional (IAEA), termasuk penolakan berulang terhadap akses para pengawas ke fasilitas nuklir.
Meskipun hubungan diplomatik telah diputus, negara Amerika Latin tersebut akan tetap memberikan layanan konsuler bagi warga negaranya, demikian dikutip dari pernyataan tersebut.
Sementara itu, untuk melemahkan Iran, Amerika Serikat terus mengebom negeri para mullah tersebut. Jumlah korban tewas akibat serangan AS di Iran bertambah menjadi empat orang, menurut media setempat pada Selasa (1/9).
Laporan media sebelumnya menyebutkan dua orang tewas dalam insiden tersebut. Kantor berita Mehr melaporkan bahwa jumlah korban tewas saat ini bertambah menjadi empat orang, sementara 50 lainnya terluka akibat serangan AS di berbagai wilayah di Iran.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, pada Selasa juga menyampaikan bahwa sedikitnya 50 orang terluka akibat serangan AS di Iran.
"Sejumlah warga, termasuk satu anak, tewas di desa Kuhestak (lokasi acara pernikahan menjadi sasaran serangan AS). Hingga 50 warga mengalami luka-luka," kata Kermanpour di platform X.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!