Putin Kehilangan Dua Benteng di Timur Tengah? Suriah Ambil Alih Pangkalan Militer Russia Hmeimim dan Tartus
📅 Senin, 10 Agu 2026, 03:43 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SDAMASKUS - Babak baru hubungan Russia dan Suriah akhirnya terbuka. Setelah sekitar 18 bulan negosiasi, Damaskus dan Moskow mencapai kesepakatan mengenai masa depan dua fasilitas militer Russia yang selama bertahun-tahun menjadi simbol kuat pengaruh Kremlin di kawasan Timur Tengah.
Dari Roya News, dua nama yang menjadi sorotan adalah Pangkalan Udara Hmeimim di Latakia dan fasilitas angkatan laut Tartus di pesisir Mediterania.
Menurut Kementerian Luar Negeri Suriah, kedua fasilitas tersebut tidak lagi dipertahankan dalam format militernya seperti sebelumnya.
Sebagai gantinya, fungsi fasilitas militer itu akan diubah menjadi pusat pelatihan dan pengembangan kemampuan bersama Russia-Suriah.
Proses perubahan tersebut ditargetkan selesai dalam waktu maksimal tiga bulan.
Namun, perubahan paling menarik justru terjadi pada fasilitas sipil.
Pemerintah Suriah akan mengambil alih pengelolaan fasilitas sipil di kawasan Hmeimim dan Tartus. Bandara Hmeimim akan dimasukkan secara bertahap ke dalam sistem infrastruktur sipil Suriah.
Di Pelabuhan Tartus, fasilitas komersial termasuk dermaga komersial nomor 4 juga akan berada di bawah otoritas Suriah dan mengikuti regulasi negara tersebut.
Dengan kata lain, Damaskus mulai menarik kembali kendali atas dua titik yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu simbol utama kehadiran Russia di Mediterania Timur.
Dari sekutu Assad menjadi mitra baru
Kesepakatan ini memiliki bobot geopolitik yang jauh lebih besar jika melihat sejarahnya.
Russia merupakan salah satu pendukung utama Bashar al-Assad selama perang saudara Suriah. Hmeimim menjadi pusat operasi udara Rusia di Suriah, sementara Tartus menyediakan akses penting bagi armada Rusia ke Laut Mediterania.
Namun semuanya berubah setelah pemerintahan Assad tumbang pada Desember 2024.
Assad kemudian mendapatkan suaka di Russia, sementara pemerintahan baru di Damaskus dipimpin Ahmed al-Sharaa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!