Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Putin Kehilangan Dua Benteng di Timur Tengah? Suriah Ambil Alih Pangkalan Militer Russia Hmeimim dan Tartus

7 Senin, 10 Agu 2026, 03:43 WIB | Oleh:
Putin Kehilangan Dua Benteng di Timur Tengah? Suriah Ambil Alih Pangkalan Militer Russia Hmeimim dan Tartus Putin Kehilangan Dua Benteng di Timur Tengah? Suriah Ambil Alih Pangkalan Militer Russia Hmeimim dan Tartus Doc: Istimewa
Ket. Hmeimim dan Tartus selama ini merupakan dua titik penting bagi proyeksi kekuatan Russia di kawasan Mediterania dan Timur Tengah. Bahkan keduanya sebelumnya disebut sebagai fasilitas militer Russia utama di luar wilayah bekas Uni Soviet.

DAMASKUS - Babak baru hubungan Russia dan Suriah akhirnya terbuka. Setelah sekitar 18 bulan negosiasi, Damaskus dan Moskow mencapai kesepakatan mengenai masa depan dua fasilitas militer Russia yang selama bertahun-tahun menjadi simbol kuat pengaruh Kremlin di kawasan Timur Tengah.

Dari Roya News, dua nama yang menjadi sorotan adalah Pangkalan Udara Hmeimim di Latakia dan fasilitas angkatan laut Tartus di pesisir Mediterania.

Menurut Kementerian Luar Negeri Suriah, kedua fasilitas tersebut tidak lagi dipertahankan dalam format militernya seperti sebelumnya.

Sebagai gantinya, fungsi fasilitas militer itu akan diubah menjadi pusat pelatihan dan pengembangan kemampuan bersama Russia-Suriah.

Proses perubahan tersebut ditargetkan selesai dalam waktu maksimal tiga bulan. 

Namun, perubahan paling menarik justru terjadi pada fasilitas sipil.

Pemerintah Suriah akan mengambil alih pengelolaan fasilitas sipil di kawasan Hmeimim dan Tartus. Bandara Hmeimim akan dimasukkan secara bertahap ke dalam sistem infrastruktur sipil Suriah.

Di Pelabuhan Tartus, fasilitas komersial termasuk dermaga komersial nomor 4 juga akan berada di bawah otoritas Suriah dan mengikuti regulasi negara tersebut. 

Dengan kata lain, Damaskus mulai menarik kembali kendali atas dua titik yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu simbol utama kehadiran Russia di Mediterania Timur.

Dari sekutu Assad menjadi mitra baru

Kesepakatan ini memiliki bobot geopolitik yang jauh lebih besar jika melihat sejarahnya.

Russia merupakan salah satu pendukung utama Bashar al-Assad selama perang saudara Suriah. Hmeimim menjadi pusat operasi udara Rusia di Suriah, sementara Tartus menyediakan akses penting bagi armada Rusia ke Laut Mediterania.

Namun semuanya berubah setelah pemerintahan Assad tumbang pada Desember 2024.

Assad kemudian mendapatkan suaka di Russia, sementara pemerintahan baru di Damaskus dipimpin Ahmed al-Sharaa.

Menariknya, al-Sharaa justru tidak memutus hubungan dengan Moskow.

Pada Januari 2026, masa depan pangkalan Russia bahkan menjadi salah satu isu yang dibahas ketika al-Sharaa bertemu Presiden Vladimir Putin di Moskow. Saat itu Kremlin mengakui bahwa keberadaan pangkalan Russia di Suriah menjadi bagian dari agenda pembicaraan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Megapolitan
Mempercantik TPU Pasar Ming...
Olahraga
Madura United Hajar Arema F...
Megapolitan
Dapur Solaria Blok M Square...
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.