Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Berdoa untuk Keselamatan Bangsa dan Negara di Tengah Ketidakpastian Global

📅 Senin, 10 Agu 2026, 07:50 WIB | Oleh:
Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Berdoa untuk Keselamatan Bangsa dan Negara di Tengah Ketidakpastian Global Doc: antara foto
Ket. "Zikir Kebangsaan" Jam'iyyah Ahlith Thariqah Al Mutabaroh Ahlussunnah Wal Jamaah (Jatma Aswaja) di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (9/8).

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak umat senantiasa berdoa bagi keselamatan bangsa dan negara, terutama di tengah ketidakpastian global, saat acara "Zikir Kebangsaan" Jam'iyyah Ahlith Thariqah Al Mutabaroh Ahlussunnah Wal Jamaah (Jatma Aswaja).

“Untuk senantiasa dan selalu melakukan doa keselamatan bangsa dan seperti setiap tahun yang kita lakukan di masjid ini, untuk mendoakan bangsa dan negara kita. Apalagi saat seperti sekarang ini, kita sangat memerlukan doa berjamaah untuk keselamatan bangsa kita,” ujarnya di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (9/8).

Kepada jemaah yang memenuhi Masjid Istiqlal, ia mengajak masyarakat juga mensyukuri kondisi Indonesia yang tetap mampu bertahan meski di tengah tekanan ekonomi global.

Ia menyebut inflasi Indonesia berada pada kisaran 1-2 persen dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,2 persen, lantas membandingkan dengan sejumlah negara Muslim lainnya yang pertumbuhan ekonominya di bawah Indonesia.

Menurut dia, capaian tersebut sesuatu yang patut disyukuri sekaligus dijaga melalui persatuan dan ikhtiar bersama.

“Ini data-data internasional, tidak bisa dibantah. Banyak lagi prestasi yang dicapai oleh bangsa kita yang wajib hukumnya untuk kita syukuri,” katanya.

Imam Besar Masjid Istiqlal itu mengingatkan masyarakat agar ungkapan syukur tidak berhenti pada ucapan, tetapi diwujudkan melalui upaya memberikan manfaat bagi sesama.

Semangat tersebut, kata dia, juga menjadi dasar pengembangan berbagai layanan sosial di Masjid Istiqlal agar keberadaan masjid dapat dirasakan manfaatnya secara lebih luas oleh masyarakat.

Maka dari itu, ia tengah mendorong Masjid Istiqlal Jakarta sebagai model masjid yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pemberdayaan dan pelayanan masyarakat.

Nasaruddin mengatakan Istiqlal terus mengembangkan berbagai fasilitas dan program yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis, mulai dari penyediaan makan siang bagi jamaah, penginapan, kursus bahasa asing, layanan kesehatan, konsultasi keagamaan dan keluarga, hingga pelatihan keterampilan ekonomi.

Sekretaris Jenderal PB Jatma Aswaja Helmy Faishal Zaini mengatakan meski organisasi Jatma Aswaja baru memasuki usia dua tahun, sejumlah upaya mewujudkan ketahanan pangan telah dilakukan.

Jatma Aswaja telah menanam padi dan tebu di lahan 10 ribu hektare dengan melibatkan petani warga Jatma Aswaja dan para pemangku kepentingan di berbagai wilayah.

“Kita harapkan kehadiran Jatma Aswaja memantulkan energi untuk melakukan pemberdayaan, sehingga kita bukan hanya maju secara spiritual, tetapi juga pokok secara ekonomi dan tentunya kita berdaya menjadi masyarakat yang lebih sejahtera,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Olahraga
Laga Persahabatan: Liverpoo...
Kabar Gembira, Destinasi Wisata di Sekitar Gunung Bromo Masih Aman Dikunjungi Wisatawan

Kabar Gembira, Destinasi Wisata di Sekitar Gunung Bromo Masih Aman Dikunjungi Wisatawan

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.