Uni Eropa Terbelah, Krisis Ceuta Picu Perang Kebijakan Migrasi
📅 Rabu, 05 Agu 2026, 03:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SIa mendorong negara-negara anggota menggandakan upaya di lima bidang utama, yakni memperkuat kerja sama dengan negara asal dan transit migran, memperketat pengawasan perbatasan eksternal, membangun sistem peringatan dini, memberantas jaringan penyelundupan manusia, serta mempercepat proses pemulangan migran yang tidak memenuhi syarat tinggal di Eropa.
Von der Leyen menyebut pertemuan para menteri dalam negeri sebagai "langkah pertama", seraya berharap isu migrasi kembali menjadi agenda utama dalam pertemuan puncak para pemimpin Uni Eropa yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.
Dalam beberapa bulan terakhir, Uni Eropa memang telah memperketat kebijakan migrasi, termasuk dengan mengizinkan negara anggota mengirim pencari suaka yang permohonannya ditolak ke pusat pemulangan yang berada di luar wilayah Uni Eropa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!