Kabar Baik, Timbulan Sampah di Wilayah Jakarta Timur Berhasil Ditekan hingga 865 Ton per Hari
📅 Senin, 31 Agu 2026, 11:04 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Timur menekan timbulan sampah harian hingga sekitar 865 ton per hari sebagai upaya memperkuat pengelolaan sampah dari sumbernya.
"Penanganan sampah di Jakarta Timur menunjukkan tren positif dengan mencatatkan penurunan timbulan sampah hingga 865,57 ton per hari," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Jakarta, Senin.
Munjirin menyebut rata-rata timbulan sampah harian di Jakarta Timur pada periode Mei hingga Juli 2025 berada pada kisaran 1.900 hingga 2.400 ton per hari.
Sementara itu pada periode yang sama tahun 2026, angka tersebut berhasil ditekan menjadi rata-rata 1.371,43 ton per hari.
Dengan demikian, terdapat penurunan timbulan sampah hingga sekitar 865,57 ton per hari jika dibandingkan dengan angka tertinggi pada periode Mei-Juli 2025 yang mencapai 2.400 ton per hari.
"Saya apresiasi kepada seluruh jajaran kecamatan dan kelurahan yang sudah berjuang bersama melakukan pengurangan sampah di wilayah Jakarta Timur," ujar Munjirin.
Menurut Munjirin, penurunan tersebut merupakan upaya pengurangan sampah yang dilakukan secara bersama-sama mulai memberikan hasil.
Dia memastikan pihaknya mempertahankan dan meningkatkan upaya pemilahan sampah dari sumbernya, terutama dari rumah tangga agar penanganan sampah tidak hanya mengandalkan proses pengangkutan dan pembuangan akhir.
Berdasarkan data Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur, sebanyak 702.150 warga atau setara dengan 175.537 kepala keluarga (KK) saat ini telah aktif melakukan pemilahan sampah dari rumah.
Jumlah tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat sistem pengurangan sampah di Jakarta Timur. Namun, Munjirin meminta jajaran kecamatan dan kelurahan tidak berhenti pada capaian tersebut.
Munjirin meminta sosialisasi pemilahan sampah terus diintensifkan sehingga kebiasaan tersebut dapat diterapkan secara lebih luas oleh seluruh masyarakat.
"Saya harapkan sosialisasi terus dilakukan sehingga seluruh warga Jakarta Timur dapat melakukan pemilahan sampah dari rumah masing-masing," ucap Munjirin.
Munjirin menekankan upaya pengurangan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab masyarakat di kawasan permukiman. Sektor usaha juga harus terlibat dalam penerapan pemilahan sampah.
Munjirin menginstruksikan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur bersama kepala satuan pelaksana (kasatpel) di tingkat kecamatan untuk meningkatkan sosialisasi kepada pelaku usaha, seperti sejumlah restoran yang belum optimal menerapkan pemilahan sampah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!