Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Hari Ini Bergerak Melemah Seiring Pidato 'Hawkish' Kepala The Fed

📅 Senin, 31 Agu 2026, 10:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rupiah Hari Ini Bergerak Melemah Seiring Pidato 'Hawkish' Kepala The Fed Doc: Antara

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada pembukaan perdagangan Senin (31/8), bergerak melemah 57 poin atau 0,32 persen menjadi Rp17.750 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.693 per dolar AS.

Analis Doo Financial Lukman Leong menyatakan pelemahan rupiah dipengaruhi pidato Kepala Federal Reserve (The Fed) yang hawkish.

"Warsh mengatakan bahwa The Fed 'harus bertindak lebih lanjut' jika diperlukan agar inflasi bisa bergerak turun menuju tingkat 2 persen," ucapnya di Jakarta, Senin.

Dalam Simposium Ekonomi Jackson Hole, sebagaimana dikutip Anadolu, Warsh mengevaluasi kondisi ekonomi dan kebijakan moneter saat ini.

Dirinya mencatat bahwa meskipun pasar tenaga kerja tetap stabil dan tingkat output ekonomi solid, laju inflasi masih menjadi hal yang mengkhawatirkan.

Dia menekankan bahwa indikator inflasi acuan The Fed tercatat sebesar 3,7 persen selama 12 bulan terakhir.

Adapun perubahan dalam periode enam bulan bahkan lebih tinggi, yakni mencapai 4,1 persen, jauh melampaui target tegas bank sentral sebesar 2 persen.

Karena itu, Warsh menegaskan bahwa para pembuat kebijakan harus yakin bahwa inflasi inti benar-benar bergerak menuju target mereka dengan kecepatan yang memadai.

Sentimen lainnya berasal dari eskalasi geopolitik di Asia Barat seiring serangan AS terhadap Iran.

Pasukan AS menghantam dua peluncur rudal Iran di Pulau Larak pada Minggu (30/8/2026), yang menandai serangan pertama terhadap wilayah Iran sejak akhir Juli. Operasi tersebut, yang dilakukan setelah periode jeda selama sebulan dalam keterlibatan militer langsung, menargetkan sistem yang disinyalir sedang disiapkan untuk meluncurkan roket bermuatan ranjau laut ke Selat Hormuz.

Sebagai respons, Sputnik mengungkapkan bahwa pasukan bersenjata Iran dilaporkan melancarkan serangan terhadap posisi militer AS di Yordania.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, rupiah diprediksi berkisar Rp17.650-Rp17.800 per dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jjroyal-luwak
Ekonomi
Program 3 Juta Rumah Dikebu...
Megapolitan
Aksi Karnaval Pesona Nusant...
Daerah
Kelompok Tani Samboja Cipta...
Ekonomi
Rupiah Tertekan! Senin Pagi...
Advertisement
Presiden Prabowo Hadiri Penutupan Muktamar ke-35 NU di Jombang

Presiden Prabowo Hadiri Penutupan Muktamar ke-35 NU di Jombang

31 Aug 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.