Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kelompok Tani Samboja Ciptakan Produk Turunan Madu Kelulut

📅 Senin, 31 Agu 2026, 09:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kelompok Tani Samboja Ciptakan Produk Turunan Madu Kelulut Doc: ANTARA
Ket. Seorang pembeli mencicipi madu kelulut langsung dari sarangnya.

SAMARINDA – Kelompok Tani Hutan (KTH) Raja Alam Lestari di Kelurahan Bukit Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, berhasil menciptakan produk turunan dari budidaya lebah madu kelulut (Trigona Sp) sehingga mampu meningkatkan pendapatan anggotanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur, Rusmadi, di Samarinda, Minggu (30/8), memaparkan bahwa komoditas madu kelulut kini tidak hanya dijual dalam bentuk murni, melainkan telah diolah secara kreatif menjadi berbagai produk turunan bernilai jual tinggi.

Produk turunan yang berhasil diproduksi oleh KTH Raja Alam Lestari tersebut meliputi kapsul bee pollen, cuka madu, tetes mata trigona, lulur wajah kopi, hingga inovasi semir sepatu trigona.

"Budidaya lebah madu kelulut dipilih karena memiliki beberapa keunggulan dibanding jenis lebah madu lainnya, antara lain pemeliharaannya mudah, tidak memerlukan tempat khusus, dan modalnya lebih kecil," ujar Rusmadi.

Ia menambahkan bahwa di samping perawatannya yang praktis, harga jual madu kelulut di pasaran lebih mahal serta memiliki prospek pemasaran yang sangat mudah karena diminati sebagai bahan obat, kesehatan, dan kosmetik.

Proses pembuatan berbagai produk turunan lebah madu tersebut menjadi lebih efisien karena sebagian besar berasal dari alat dan bahan yang sudah tersedia secara swadaya di lokasi budidaya KTH Raja Alam Lestari.

Keberhasilan kemandirian ekonomi desa ini juga didukung oleh kondisi alam geografis Kecamatan Samboja Barat, khususnya Kelurahan Bukit Merdeka, di mana ketersediaan pakan alam lebah di sekitar hutan hampir tercukupi dengan baik.

Kegiatan produktif ini dinilai sangat efektif dalam memberikan edukasi serta meningkatkan wawasan masyarakat setempat mengenai teknik pengolahan produk turunan madu yang memiliki nilai tambah perekonomian.

Lebih dari sekadar komoditas ekonomi yang mengangkat kesejahteraan anggota KTH, usaha lebah trigona ini secara langsung mampu membangkitkan kepedulian masyarakat sekitar tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan beserta ekosistemnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

13 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.