Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kabupaten Bangkalan Pastikan Kuota Pupuk Subsidi Aman hingga Akhir 2026

📅 Senin, 31 Agu 2026, 09:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kabupaten Bangkalan Pastikan Kuota Pupuk Subsidi Aman hingga Akhir 2026 Doc: ANTARA
Ket. Petugas dari Dinas Pertanian Kabupaten Bangkalan memantau stok pupuk di salah satu gudang penyimpanan pupuk di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Jawa Timur, memastikan kuota pupuk bersubsidi di wilayah itu aman hingga akhir tahun 2026, karena stok masih melimpah.

"Ini berdasarkan pantauan langsung di lapangan ke sejumlah agen dan kios pupuk yang ada di Bangkalan hingga 28 Agustus 2026 kemarin," kata Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DP2KP) Pemkab Bangkalan Abu Said di Bangkalan, Minggu (30/8).

Ia menjelaskan jatah alokasi pupuk bersubsidi dari pemerintah pusat untuk masyarakat petani di Kabupaten Bangkalan tahun ini sebanyak 33.771 ton, terdiri atas pupuk urea, NPK dan pupuk organik.

"Realisasi penyaluran di Bangkalan ini antara 22 persen hingga 61 persen," katanya.

Ia menjelaskan, realisasi penyaluran urea mencapai sekitar 45 persen, pupuk organik 22 persen dan pupuk NPK 61 persen.

"Jadi, untuk stok pupuk yang tersedia, sampai di tingkat kios aman. Di gudang ada sekitar 2.000 ton," katanya.

Menurut Abu Said, di Bangkalan distribusi pupuk bersubsidi dilakukan mulai dari pabrik, distributor, kios, hingga petani.

"Di Bangkalan ini ada sebanyak 112 kios pupuk yang tersebar di 18 kecamatan," kata dia.

Sementara itu, harga tebus pupuk sesuai dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Untuk pupuk urea dipatok sekitar Rp 1.800 per kilogram atau Rp90 ribu per sak (50 kilogram), NPK Rp1.840 per kilogram atau Rp92 ribu per sak (50 kilogram), sedangkan pupuk organik Rp640 per kilogram atau Rp 25.600 per sak (40 kilogram).

Selain memastikan ketersediaan stok, Pemkab Bangkalan juga memastikan distribusi pupuk bersubsidi di wilayah itu tepat sasaran, karena pemkab telah membentuk tim pemantau di semua kecamatan se-Kabupaten Bangkalan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Megapolitan
DPRD DKI Minta Jakpro Perku...
Nasional
Kemenekraf Siapkan Program ...
Olahraga
Petenis Janice Tjen Lolos k...
Advertisement
Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.