Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Pontianak Siapkan Faskes Hadapi Lonjakan

2 Senin, 31 Agu 2026, 09:58 WIB | Oleh:
Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Pontianak Siapkan Faskes Hadapi Lonjakan Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Pontianak Siapkan Faskes Hadapi Lonjakan Doc: Antara foto/HO Pemkot Pontianak
Ket. Wali Kota Pontianak saat meninjau RSUD SAMA Pontianak, Minggu (31/8).

PONTIANAK - Pemerintah Kota Pontianak terus memastikan kesiapan fasilitas kesehatan (faskes) terhadap potensi lonjakan pasien dampak kabut asap yang saat ini berstatus berbahaya.

"Pemerintah Kota Pontianak tetap mengantisipasi kemungkinan lonjakan pasien akibat dampak kabut asap. Faskes sudah diminta siap, termasuk ketersediaan oksigen bagi masyarakat yang mengalami sesak napas, " ujar Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono di Pontianak, Kalbar, Senin.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah meninjau kesiapan sejumlah faskes seperti Rumah Sakit Sultan Syarif Mohammad Alkadrie (SSMA)Kota Pontianak dan sejumlah pusat kesehatan masyarakat lainnya. Peninjauan dilakukan menyusul kondisi kabut asap di Kota Pontianak yang dalam beberapa hari terakhir berada pada kategori berbahaya.

Edi ingin memastikan rumah sakit, puskesmas, serta posko kesehatan siap memberikan layanan apabila terjadi peningkatan keluhan kesehatan masyarakat.

“Siang ini saya ke Rumah Sakit Kota Pontianak dan faskes memastikan kesiapan sarana kesehatan kita terhadap antisipasi dampak karhutla dan kabut asap yang melanda Kota Pontianak,” kata dia.

Edi mengatakan, meski kondisi udara memburuk, pelayanan di rumah sakit masih terkendali. Dari hasil pemantauannya di Instalasi Gawat Darurat RSUD SSMA, terdapat beberapa pasien yang mendapatkan pelayanan, namun bukan disebabkan oleh ISPA.

“Tadi saya pastikan di rumah sakit, di IGD ada beberapa pasien, tetapi bukan disebabkan karena ISPA. Namun kita tetap harus siaga,” katanya.

Selain kesiapan rumah sakit dan puskesmas, Pemkot Pontianak juga membuka posko-posko layanan kesehatan. Salah satunya berada di PMI Kota Pontianak. Posko Segar tersebut disiapkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan maupun layanan oksigen.

ia juga menyoroti peningkatan kasus ISPA yang sebelumnya dilaporkan Dinas Kesehatan Kota Pontianak. Kenaikan sekitar 10 persen menjadi perhatian pemerintah, sehingga langkah antisipasi terus diperkuat.

"Selain ISPA, Pemkot Pontianak juga mewaspadai potensi gangguan kesehatan lain, termasuk diare. Kondisi air yang terganggu akibat musim kemarau dan kualitas lingkungan yang menurun berisiko mempengaruhi kesehatan masyarakat, " jelas dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Sudan Protes Uni Eropa Paka...
Megapolitan
BMKG Prediksi Hujan Turun d...
Daerah
Longsor Timpa Rumah di Luma...
Nasional
BNPB Tetapkan Sejumlah Lang...
Nasional
Polri Terbitkan Larangan Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.