Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program 3 Juta Rumah Dikebut! Kementerian PKP Perkuat Tata Kelola

📅 Senin, 31 Agu 2026, 10:11 WIB | Oleh:
Program 3 Juta Rumah Dikebut! Kementerian PKP Perkuat Tata Kelola Doc: Antara foto/HO - Kementerian PKP
Ket. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyampaikan keterangan kepada wartawan di Jakarta.

JAKARTA - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memperkuat tata kelola dan mitigasi risiko untuk mempercepat pelaksanaan Program 3 Juta Rumah.

Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) menegaskan bahwa keterbukaan menjadi salah satu budaya kerja yang harus dibangun di lingkungan Kementerian PKP. Menurut dia, informasi mengenai pelaksanaan program harus disampaikan secara benar sehingga pimpinan dapat mengambil keputusan berdasarkan kondisi yang sebenarnya.

“Saya ingin Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) bekerja dengan aman. Kita bangun kultur ‘bicara yang benar, bukan yang enak didengar’ untuk Kementerian PKP,” ujar Ara dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan keamanan dan kepastian dalam menjalankan program menjadi hal penting. Karena itu, sebelum kebijakan dan program dilaksanakan, Kementerian PKP perlu memastikan seluruh proses telah dikonsultasikan dan diselaraskan dengan lembaga terkait, termasuk Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Kejaksaan, sehingga pelaksanaan program memiliki landasan tata kelola yang jelas.

Ara juga menekankan pentingnya keberanian para pemimpin dalam mengambil keputusan sekaligus bertanggung jawab atas kebijakan yang ditetapkan. Kepemimpinan tersebut harus berjalan seiring dengan integritas, kepatuhan terhadap aturan, serta keberanian untuk menyampaikan kondisi yang sebenarnya.

“Saya mau menjaga kalian semua agar aman, tapi kalau ada yang melanggar hukum saya tetap menegakkan hukum dengan benar. Saya Menteri Perumahan, saya bangga sama kalian karena kalian melakukannya bukan untuk uang, tapi untuk kepentingan rakyat Indonesia,” katanya.

Dia juga mengingatkan seluruh jajaran agar menjadikan integritas, kepercayaan, dan kebermanfaatan sebagai nilai utama dalam bekerja. Setiap program perumahan yang dijalankan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah dan kelompok masyarakat yang membutuhkan hunian layak.

“Pegawai Kementerian PKP bekerja dengan hati dan profesional, saling mendoakan dan mengingatkan dalam bekerja untuk masyarakat kecil. Saya percaya Tuhan akan membalas semua kebaikan kalian,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ara mendorong seluruh jajaran BP3KP untuk bekerja dengan semangat memberikan hasil terbaik dan menciptakan sejarah melalui kontribusi nyata dalam pembangunan perumahan nasional. Kinerja yang baik, target yang tercapai, serta pelaksanaan program yang bersih dan bebas dari korupsi akan menjadi bagian penting dalam pengembangan karier aparatur di lingkungan Kementerian PKP.

“Kerja yang baik harus dihargai. Bagi yang berprestasi, targetnya tercapai, dan tidak ada korupsi dalam pelaksanaan pekerjaannya, tentu kita berikan penghargaan,” katanya.

Kementerian PKP menekankan pentingnya penguatan pengendalian internal dan pencegahan korupsi dalam setiap tahapan pelaksanaan program. Kepala Balai dan Kepala Satuan Kerja (Kasatker) diminta menjadi pengendali utama di wilayah masing-masing dengan memahami secara langsung perkembangan pekerjaan, potensi kendala, serta risiko yang dapat menghambat pencapaian target.

Inspektur Jenderal Kementerian PKP Heri Jerman menegaskan pentingnya keterbukaan data dan informasi dalam pelaksanaan program. Setiap tahapan pekerjaan harus dapat dipantau secara jelas sehingga potensi keterlambatan maupun permasalahan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.

“Kepala Balai dan Kasatker harus menjadi pengendali utama dan mengetahui secara langsung kendala-kendala yang terjadi. Tidak boleh ada manipulasi data. Setiap tahapan pekerjaan harus memiliki sistem dan timeline yang jelas sehingga tahapan yang belum dilaksanakan dapat diketahui dan segera ditindaklanjuti,” ujar Heri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Refleksi 24 Tahun Peristiwa Bom Bali

34 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Refleksi 24 Tahun Peristiwa...

Kembali Bugar, Jessica Pegula Bidik Hasil Maksimal di Wuhan

34 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Kembali Bugar, Jessica Pegu...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.