Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenperin: Pasar Sportswear Indonesia Diproyeksi Tembus Rp58,6 Triliun pada 2030

📅 Selasa, 04 Agu 2026, 17:51 WIB | Oleh:
Kemenperin: Pasar Sportswear Indonesia Diproyeksi Tembus Rp58,6 Triliun pada 2030 Doc: Freepik

JAKARTA - Laporan Sportswear in Indonesia terbitan Euromonitor International Februari 2026 memproyeksikan nilai pasar sportswear Indonesia mencapai Rp58,6 triliun 2030. Wakil Menteri Perindustrian (Wamenprin), Faisol Riza, menilai proyeksi tersebut menunjukkan besarnya peluang pengembangan industri olahraga nasional.

Laporan tersebut mencatat nilai pasar sportswear Indonesia mencapai sekitar Rp38,5 triliun pada 2025 tumbuh delapan persen. Nilai pasar tersebut diperkirakan meningkat dengan CAGR sekitar sembilan persen selama periode 2025-2030.

"Pertumbuhan tersebut menunjukkan besarnya peluang pasar sportswear Indonesia. Yang harus mampu dimanfaatkan oleh industri dalam negeri," ujar Faisol pada pembukaan Indonesia Sport and Active Wear (ISAW) dan Cosmetic Day 2026 di Jakarta, Senin (3/8).

Lebih lanjut, Faisol menilai meningkatnya permintaan produk sportswear menjadi peluang sekaligus tantangan bagi industri nasional. Menurut dia, industri dalam negeri perlu terus meningkatkan daya saing agar mampu memanfaatkan peluang pasar yang semakin berkembang.

"Karena itu, ISAW dan Cosmetic Day 2026 bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya bersama memperkuat daya saing IKM. Agar mampu menangkap peluang pasar yang terus berkembang," kata Faisol.

Ia mengatakan salah satu upaya memperkuat ekosistem industri dilakukan melalui penyelenggaraan ISAW dan Cosmetic Day 2026. Pameran yang mengusung tema "Lokal, Aktif, Halal" tersebut menjadi wadah promosi, kolaborasi, dan apresiasi bagi pelaku industri.

Faisol menjelaskan penyelenggaraan bersama kedua agenda tersebut mencerminkan semakin eratnya keterkaitan karakter pasar dan konsumennya. Menurut dia, industri sport and active wear maupun kosmetik sama-sama berkembang seiring perubahan gaya hidup masyarakat.

"Kedua industri ini memiliki basis konsumen yang kuat, terutama dari kelompok usia produktif yang adaptif terhadap perkembangan tren. Serta menjadikan olahraga dan penampilan sebagai bagian dari gaya hidup,” ucap Faisol. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Ekonomi India Diproyeksi La...

Dubes AS untuk Yunani Mundur kaena Pelanggaran Etika

46 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Dubes AS untuk Yunani Mundu...

Mentan Jepang Mengundurkan Diri

51 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Mentan Jepang Mengundurkan ...
Luar Negeri
Kapal Induk Tiongkok akan G...
Advertisement
Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.