Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mentan Amran: Pengembangan Bioetanol Nasional Berpotensi Ciptakan 8 Juta Lapangan Kerja.

📅 Selasa, 22 Sep 2026, 02:35 WIB | Oleh:
Mentan Amran: Pengembangan Bioetanol Nasional Berpotensi Ciptakan 8 Juta Lapangan Kerja. Doc: Antara Foto
Ket. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan pengembangan bioetanol nasional berpotensi menciptakan sekitar delapan juta lapangan kerja melalui pengembangan kawasan produksi energi berbasis komoditas pertanian.

"Kita menuju mandiri energi, tidak kalah pentingnya kalau ini terjadi, minimal itu delapan juta tenaga kerja tercipta dan tenaga kerja permanen. Hebat kan? Indonesia sangat luas, kami optimis bisa," kata Amran usai Rapat Koordinasi Percepatan Pengembangan Bioetanol bersama 44 bupati dari berbagai daerah sentra produksi di Jakarta, Senin.

Mentan menyebutkan pengembangan bioetanol tidak hanya bertujuan memperkuat kemandirian energi nasional, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui sektor pertanian.

Menurut dia, program bioetanol akan menciptakan lapangan kerja melalui berbagai tahapan, mulai dari penyediaan bahan baku, pengelolaan kawasan pertanian, hingga industri pengolahan energi.

Amran menjelaskan pengembangan bioetanol dilakukan dengan memanfaatkan tiga komoditas strategis, yaitu tebu, singkong, dan jagung sebagai sumber bahan baku utama.

Pemerintah, sambung dia, telah melakukan konsolidasi bersama 44 bupati dari berbagai daerah untuk mendukung pengembangan kawasan bioetanol secara terintegrasi.

Keterlibatan pemerintah daerah tersebut diarahkan untuk mempercepat penyiapan lahan, pemetaan potensi wilayah, serta pengembangan komoditas yang sesuai dengan kebutuhan industri bioetanol.

Mentan mengungkapkan pengembangan kawasan bioetanol membutuhkan lahan sekitar 1 juta hingga 2 juta hektare untuk menjamin ketersediaan bahan baku secara berkelanjutan.

Dia pun menegaskan pemerintah akan memprioritaskan pemanfaatan lahan yang tersedia dan sesuai untuk pengembangan tanaman energi dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan.

Lebih lanjut, Amran menuturkan pembangunan industri bioetanol akan melibatkan BUMN dan sektor swasta melalui kerja sama investasi untuk mempercepat pelaksanaan program.

Dia menilai kepastian lahan merupakan faktor penting agar investasi industri bioetanol dapat berjalan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat luas.

Lebih lanjut, Mentan mengatakan pengembangan bioetanol juga berpotensi menggerakkan aktivitas ekonomi petani karena nilai energi yang sebelumnya dinikmati negara lain dapat berputar di dalam negeri.

Selain menciptakan lapangan kerja, program tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi sektor pertanian sebagai pendukung utama transisi energi nasional.

Amran memastikan pemerintah terus mendorong pengembangan energi berbasis pertanian sebagai langkah menuju kedaulatan energi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi impor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Daerah
Kemarau Panjang Tekan Budi ...
Advertisement
Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.