Foto: Shell Resmikan Pabrik Gemuk di Marunda, Perkuat Rantai Pasok Pelumas Dalam Negeri

  • Ads
    Foto 1 Foto 2 Foto 3 Foto 4 Foto 5
    📅 Rabu, 16 Sep 2026, 05:30 WIB
    Foto: Shell Resmikan Pabrik Gemuk di Marunda, Perkuat Rantai Pasok Pelumas Dalam Negeri

    President Downstream, Renewables and Energy Solutions Shell Machteld de Haan (kiri) bersama Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (tengah) meninjau pengemasan Grease Manufacturing di sela peresmian Pabrik Manufaktur Gemuk (Grease Manufacturing Plant/GMP) Shell Indonesia di Marunda, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (15/9).Shell Indonesia kembali berekspansi fasilitas produksi melalui Grease Manufacturing Plant (GMP) Gemuk Marunda, Jakarta. Dengan begitu, produk Shell Gadus (rangkaian produk pelumas) tak perlu mengimpor dari luar negeri dan memperkuat rantai pasok industri pelumas di pasar domestik. Country Chair Shell Indonesia, Andri Pratiwa menuturkan sebanyak lebih dari 80% pemasok berasal dari domestik untuk memproduksi gemuk pelumas (grease).

    20260916051831_IMG_20260915_180724.jpg

    Pekerja melakukan pengemasan Grease Manufacturing di sela peresmian Pabrik Manufaktur Gemuk (Grease Manufacturing Plant/GMP) Shell Indonesia di Marunda, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (15/9).Shell Indonesia kembali berekspansi fasilitas produksi melalui Grease Manufacturing Plant (GMP) Gemuk Marunda, Jakarta. Dengan begitu, produk Shell Gadus (rangkaian produk pelumas) tak perlu mengimpor dari luar negeri dan memperkuat rantai pasok industri pelumas di pasar domestik. Country Chair Shell Indonesia, Andri Pratiwa menuturkan sebanyak lebih dari 80% pemasok berasal dari domestik untuk memproduksi gemuk pelumas (grease).

    20260916051830_IMG_20260915_181132.jpg

    Pekerja melakukan pengemasan Grease Manufacturing di sela peresmian Pabrik Manufaktur Gemuk (Grease Manufacturing Plant/GMP) Shell Indonesia di Marunda, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (15/9).Shell Indonesia kembali berekspansi fasilitas produksi melalui Grease Manufacturing Plant (GMP) Gemuk Marunda, Jakarta. Dengan begitu, produk Shell Gadus (rangkaian produk pelumas) tak perlu mengimpor dari luar negeri dan memperkuat rantai pasok industri pelumas di pasar domestik. Country Chair Shell Indonesia, Andri Pratiwa menuturkan sebanyak lebih dari 80% pemasok berasal dari domestik untuk memproduksi gemuk pelumas (grease).

    20260916051830_IMG_20260915_181048.jpg

    Pekerja melakukan pengemasan Grease Manufacturing di sela peresmian Pabrik Manufaktur Gemuk (Grease Manufacturing Plant/GMP) Shell Indonesia di Marunda, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (15/9).Shell Indonesia kembali berekspansi fasilitas produksi melalui Grease Manufacturing Plant (GMP) Gemuk Marunda, Jakarta. Dengan begitu, produk Shell Gadus (rangkaian produk pelumas) tak perlu mengimpor dari luar negeri dan memperkuat rantai pasok industri pelumas di pasar domestik. Country Chair Shell Indonesia, Andri Pratiwa menuturkan sebanyak lebih dari 80% pemasok berasal dari domestik untuk memproduksi gemuk pelumas (grease).

    20260916051831_IMG_20260915_180518.jpg

    President Director & Managing Director Lubricants Shell Indonesia Andri Pratiwa (kiri), President Downstream, Renewables and Energy Solutions Shell Machteld de Haan (kedua kiri), Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (kedua kanan), dan Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) Kementerian Perindustrian Taufik Bawazier (kanan) meresmikan Pabrik Manufaktur Gemuk (Grease Manufacturing Plant/GMP) Shell Indonesia di Marunda, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (15/9).Shell Indonesia kembali berekspansi fasilitas produksi melalui Grease Manufacturing Plant (GMP) Gemuk Marunda, Jakarta. Dengan begitu, produk Shell Gadus (rangkaian produk pelumas) tak perlu mengimpor dari luar negeri dan memperkuat rantai pasok industri pelumas di pasar domestik. Country Chair Shell Indonesia, Andri Pratiwa menuturkan sebanyak lebih dari 80% pemasok berasal dari domestik untuk memproduksi gemuk pelumas (grease).

Berita Foto Terkait

Lihat berita foto lainnya di halaman : Kumpulan Berita Foto
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.