Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Atasi Kekeringan, BPBD Jakarta Selatan Salurkan 44.000 Liter Air Bersih

📅 Selasa, 22 Sep 2026, 10:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Atasi Kekeringan, BPBD Jakarta Selatan Salurkan 44.000 Liter Air Bersih Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah personel BPBD Jakarta Selatan mengisi tanki air milik warga yang terdampak kekeringan di Cilandak Barat, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wilayah Jakarta Selatan telah menyalurkan hingga 44.000 liter air bersih untuk mengatasi kekeringan akibat kemarau kepanjangan.

"Pemerintah Kota Jakarta Selatan berkoordinasi dengan pengurus lingkungan sudah melakukan pendataan warga terdampak kekeringan dalam beberapa waktu terakhir," kata Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) BPBD Wilayah Jakarta Selatan, Sukendar, di Jakarta, Selasa (22/9).

Sukendar mengatakan penyaluran air bersih tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Gubernur DKI Jakarta terkait kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.

Dia menjelaskan setelah menerima data warga terdampak, BPBD Jakarta Selatan langsung berkoordinasi dan berkolaborasi dengan PAM Jaya untuk menyediakan serta mendistribusikan air bersih ke sejumlah lokasi yang membutuhkan bantuan.

Menurutnya, dalam kurun waktu kurang dari sepekan, sebanyak 44.000 liter air bersih sudah disalurkan kepada 195 Kepala Keluarga (KK) di enam kelurahan dan 23 RT terdampak kekeringan.

"Hingga saat ini, warga terdampak terbanyak berada di wilayah Jagakarsa dengan total 105 KK yang mengalami kekurangan air bersih akibat kemarau," katanya.

Kemudian, Sukendar memastikan BPBD Jakarta Selatan akan terus berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan pengurus lingkungan untuk memantau kebutuhan warga.

Penyaluran air bersih akan kembali dilakukan apabila masih terdapat masyarakat yang membutuhkan.

"Kami tegaskan bahwa kami siap apabila ada warga yang membutuhkan air bersih. Petugas BPBD juga siaga melayani masyarakat selama 24 jam," ucapnya.

Menghadapi puncak musim kemarau, Sukendar mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan melakukan berbagai langkah antisipasi untuk mencegah krisis air bersih.

Masyarakat diminta menghemat penggunaan air bersih serta memastikan sumur bor tetap berfungsi, khususnya di wilayah yang belum terjangkau jaringan perpipaan PAM Jaya.

"Kami mengajak seluruh warga untuk menghadapi musim kemarau ini dengan semangat gotong royong dan kesadaran tinggi demi menjaga ketersediaan air bersama," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Atasi Kekeringan, BPBD Jaka...
Advertisement
Jalan-jalan ke Jakarta, Eeee...Bupati Bolaang Mondondow Utara Malah Diciduk KPK, Jajaran Pemkab Belum Bisa Bereaksi

Jalan-jalan ke Jakarta, Eeee...Bupati Bolaang Mondondow Utara Malah Diciduk KPK, Jajaran Pemkab Belum Bisa Bereaksi

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.