Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemnaker Mulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4, Diikuti 12.128 Peserta.

📅 Rabu, 02 Sep 2026, 08:39 WIB | Oleh:
Kemnaker Mulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4, Diikuti 12.128 Peserta. Doc: Humas Kemnaker
Ket. Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 resmi dimulai Kemnaker dengan 12.128 peserta. Program ini mendorong peningkatan kompetensi dan keterampilan kerja.

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Tahun 2026 yang diikuti 12.128 peserta secara serentak di berbagai daerah. Kick-off pelatihan digelar di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, Banten, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Gubernur Banten Andra Soni, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, serta Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, program pelatihan vokasi merupakan bagian dari stimulus ekonomi Semester II 2026 se kaligus arahan Presiden untuk memperkuat kesiapan tenaga kerja menghadapi perubahan kebutuhan dunia kerja.

“Bapak Presiden mendorong vokasi agar skill gap-nya bisa dikurangi,” ujar Airlangga.

Menurut Airlangga, kebutuhan talenta terus berkembang, terutama pada sektor digital dan ekonomi hijau. Kebutuhan talenta digital diproyeksikan mencapai 2,7 juta orang pada 2030. Di sektor energi terbarukan, kebutuhan tenaga kerja juga berkembang seiring munculnya profesi baru, seperti teknisi panel surya, teknisi turbin, dan tenaga di bidang smart farming.

“Jadi ini adalah salah satu yang didorong oleh Bapak Presiden, sehingga retraining dan reskilling di dua sektor unggulan ini menjadi sangat penting,” katanya.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan, durasi pelatihan disesuaikan dengan jenis kompetensi yang diberikan. Peserta juga mendapatkan uang saku serta fasilitas pelatihan sesuai ketentuan program.

Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta menda patkan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Yassierli mengatakan sertifikat tersebut dapat menjadi bukti kompetensi peserta saat memasuki pasar kerja.

“Ini yang kita harapkan menjadi daya saing, menjadi sesuatu yang bisa ditunjukkan kepada industri. Ini loh, kemampuan saya. Inilah upaya kita bersama untuk meningkatkan kompetensi anak-anak muda kita,” ujarnya.

Untuk mendukung pelaksanaan program, Kemnaker memperkuat ekosistem pelatihan vokasi yang mencakup 21 UPTP BPVP, 13 Satuan Layanan Pelatihan, dan 286 UPTD BLK.

Pada 2026, Kemnaker menargetkan Pelatihan Vokasi Nasional menjangkau 340.000 peserta. Target tersebut terdiri atas 70.000 peserta melalui alokasi APBN dan 270.000 peserta tambahan dari program stimulus ekonomi Semester II.

Ke depan, Kemnaker terus mengarahkan penyelenggaraan pelatihan agar semakin terhubung dengan kebutuhan pasar kerja. Upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat kesiapan peserta dalam memanfaatka n peluang kerja dan berwirausaha serta mendukung peningkatan produktivitas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

13 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.