Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pria Tewas Tersengat Listrik di LRT Pancoran, PLN Temukan Gardu Hubung Rusak

📅 Rabu, 02 Sep 2026, 08:23 WIB | Oleh:
Pria Tewas Tersengat Listrik di LRT Pancoran, PLN Temukan Gardu Hubung Rusak Doc: Antara Foto
Ket. Tempat kejadian perkara (TKP) seorang pria tanpa identitas atau Mr X ditemukan tewas diduga akibat tersengat listrik tegangan tinggi saat hendak mengambil kabel di gardu listrik yang digunakan untuk operasional kereta lintas raya terpadu (LRT) kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (1/9).

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya menemukan aset gardu hubung rusak di Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan setelah seorang pria ditemukan tewas tersengat listrik pada Selasa (1/9) malam.

"Berdasarkan pemeriksaan awal, ditemukan kondisi kerusakan pada sejumlah bagian aset PLN. Pintu Gardu Hubung yang sebelumnya dalam kondisi terkunci ditemukan dalam keadaan rusak dan terbuka," kata Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya Haris Andika dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Haris mengatakan setelah pihaknya menerima informasi terkait kejadian pada Gardu Hubung PLN di sekitar Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan, PLN bergerak cepat melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap aset kelistrikan di lokasi.

"Petugas juga menemukan sejumlah kabel dan komponen di dalam gardu dalam kondisi tidak sebagaimana mestinya," katanya.

Dengan demikian, PLN berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk melakukan pemeriksaan dan investigasi lebih lanjut guna mengetahui penyebab serta kronologi kejadian tersebut.

Sebelumnya, seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas diduga akibat tersengat listrik tegangan tinggi saat hendak mencuri kabel di gardu listrik yang digunakan untuk operasional kereta lintas raya terpadu (LRT) kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban diduga masuk ke area gardu listrik dari bagian bawah sambil membawa kantong plastik yang berisi gergaji besi dan topi.

Korban kemudian naik ke lantai dua gardu tersebut dan diduga tersengat listrik bertegangan tinggi.

Polisi menduga korban berniat mengambil kabel di gardu listrik tersebut. Dugaan itu diperkuat dengan adanya gergaji besi dan kantong plastik yang dibawa korban.

Gardu listrik tersebut diketahui digunakan untuk mendukung operasional LRT.

Aliran listrik di lokasi sempat dimatikan sementara saat proses evakuasi korban dan dipastikan tidak mengganggu operasional LRT.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
PLN Libatkan 26 UMKM pada P...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.