Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sebanyak 615 Warga Desa Dievakuasi demi Hindari Paparan Erupsi Gunung Sinabung

📅 Rabu, 02 Sep 2026, 09:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sebanyak 615 Warga Desa Dievakuasi demi Hindari Paparan Erupsi Gunung Sinabung Doc: ANTARA
Ket. Warga Desa Kuta Tengah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara mengungsi ke Posko Penanganan Darurat di Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran, menyusul peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung, Selasa (1/9/2026).

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan sebanyak 615 warga desa dievakuasi petugas gabungan ke lokasi pengungsian guna mengantisipasi bahaya paparan erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan di Jakarta, Rabu (02/9), mengatakan bahwa evakuasi warga tersebut dilakukan seiring peningkatan aktivitas vulkanik pascaerupsi besar yang terjadi sejak awal pekan ini.

"Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak sekitar 211 keluarga atau 615 jiwa warga Desa Kuta Tengah telah berada di lokasi pengungsian Posko Penanganan Darurat di Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran," kata dia.

Berton menjelaskan bahwa langkah evakuasi diprioritaskan bagi warga yang bermukim di dekat zona rawan erupsi. Yang dalam hal ini selain Desa Kuta Tengah juga ada Desa Payung di Kecamatan Payung yang masuk kawasan paparan letusan Sinabung.

"Untuk warga Desa Payung, Kecamatan Payung, saat ini dilaporkan masih bertahan di kediaman masing-masing namun tetap berada dalam kondisi siaga penuh di bawah pemantauan tim gabungan," cetusnya.

Direktorat Pengendalian Operasi BNPB mengkonfirmasi evakuasi massal ini merespons peningkatan tingkat aktivitas Gunung Sinabung yang resmi dinaikkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

Gunung api tersebut sebelumnya melontarkan kolom abu tebal setinggi 3.500 meter di atas puncak.

Guna menjaga keselamatan warga, zona bahaya kini diperluas. BNPB mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak beraktivitas di seluruh desa yang telah direlokasi, radius 3 kilometer dari puncak, serta radius sektoral hingga 6 kilometer ke arah selatan-timur sebagaimana rekomendasi dari Badan Geologi Kementerian ESDM.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Megapolitan
Gampang SSK Harus Dirasakan...
Olahraga
Menghitung Peluang Janice J...
Nasional
Keadilan bagi Korban HAM Ma...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.