Hati-hati Warga Kota Tangerang, Daerah Mau Menaikkan Target Pendapatan
📅 Rabu, 02 Sep 2026, 09:08 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
TANGERANG – Taraget pendapatan Kota Tangerang untuk tahun ini Rp5 triliun lebih. Namun, Pemkot percaya diri mau menaikkan sebesar Rp33 miliar. Wah, mau diambil dari mana ini, siap-siap warga Tangerang kalua ada kenaikan pajak atau apa guna mengejar target kenaikan tersebut.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin mengungkapkan pendapatan daerah tahun 2026 diproyeksikan meningkat sebesar Rp33,33 miliar dari Rp5,15 triliun menjadi Rp5,18 triliun.
Ia mengatakan peningkatan pendapatan daerah tersebut tercatat dalam Perubahan APBD 2026 yang disampaikan kepada DPRD Kota Tangerang. Sementara belanja daerah direncanakan sebesar Rp5,764 triliun, bertambah Rp214,387 miliar dari sebelumnya Rp5,550 triliun.
Dengan perubahan tersebut, terdapat defisit anggaran sebesar Rp581,048 miliar yang akan ditutup melalui pembiayaan netto bersumber dari SiLPA Tahun Anggaran 2025 dalam jumlah yang sama, kata Sachrudin di Tangerang, Banten, Rabu
Adanya peningkatan pendapatan daerah pada perubahan APBD 2026 karena dipengaruhi perubahan target Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, serta penyesuaian Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun Anggaran 2025 berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).
"Perubahan APBD ini merupakan bentuk penyesuaian terhadap perkembangan pelaksanaan anggaran, sehingga pengelolaan keuangan daerah tetap sesuai dengan kondisi dan kebutuhan yang ada," ujar Sachrudin.
Sachrudin juga menjelaskan, perubahan APBD diperlukan ketika kondisi dan kebutuhan daerah mengalami perkembangan yang tidak lagi sepenuhnya sesuai dengan perencanaan awal.
Adapun perubahan anggaran diarahkan untuk memastikan program pembangunan dan pelayanan masyarakat tetap berjalan optimal.
"Perubahan ini bukan hanya soal menyesuaikan angka dalam APBD, tetapi bagaimana anggaran yang tersedia dapat dikelola secara tepat dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," jelasnya.
Ia menambahkan, pengelolaan APBD harus tetap efektif, efisien, transparan, dan akuntabel, dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah serta kebutuhan pembangunan Kota Tangerang.
"Kami berharap, pembahasan bersama DPRD dapat menghasilkan kesepakatan terbaik bagi Kota Tangerang, terutama dalam memastikan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan," ungkapnya.
Wakil Ketua I DPRD Kota Tangerang, Andri S. Permana mengatakan perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 menjadi momentum penting untuk mendorong percepatan pelaksanaan berbagai program dan kegiatan Pemerintah Kota Tangerang pada sisa tahun anggaran.
Andri menambahkan, DPRD Kota Tangerang akan mencermati berbagai pergeseran dan penyesuaian anggaran, khususnya terkait konsentrasi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam menangani persoalan sosial serta memperkuat keberpihakan anggaran kepada masyarakat.
“Ada beberapa hal yang harus kita cermati, terutama berkaitan dengan penyelesaian berbagai permasalahan sosial dan keberpihakan Pemkot Tangerang terhadap anggaran pendidikan dan sosial sebagai bagian dari jaring pengaman sosial bagi masyarakat,” ungkapnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!