Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

HKI Minta Pemerintah Pangkas Hambatan Regulasi demi Percepat Realisasi Investasi Nasional

📅 Senin, 03 Agu 2026, 14:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
HKI Minta Pemerintah Pangkas Hambatan Regulasi demi Percepat Realisasi Investasi Nasional Doc: Antara
Ket. Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia Akhmad Ma’ruf Maulana.

Jakarta – Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia mengusulkan sejumlah langkah strategis kepada pemerintah untuk mempercepat realisasi investasi nasional. Organisasi tersebut menilai tantangan utama saat ini bukan lagi menarik minat investor, melainkan memastikan komitmen investasi yang telah masuk dapat segera direalisasikan melalui perbaikan iklim usaha dan penyelesaian berbagai hambatan di lapangan.

Ketua Umum HKI Akhmad Ma'ruf Maulana mengatakan rekomendasi tersebut merupakan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XXV HKI yang digelar di Jakarta pada 30–31 Juli 2026.

Dalam keterangannya di Jakarta, Senin (3/8), Ma'ruf menilai Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi tujuan investasi unggulan di Asia, mulai dari pasar domestik yang luas, bonus demografi, kekayaan sumber daya alam, hingga posisi strategis dalam rantai pasok global.

Namun, menurutnya, berbagai keunggulan tersebut belum sepenuhnya mampu diterjemahkan menjadi realisasi investasi karena masih adanya sejumlah persoalan struktural yang perlu segera dibenahi.

"Fokusnya sekarang bukan hanya menarik investor, tetapi memastikan investasi yang sudah berkomitmen dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat bagi perekonomian," kata Ma'ruf.

HKI mengusulkan sejumlah perbaikan, antara lain harmonisasi regulasi, percepatan proses perizinan, kepastian tata ruang dan pertanahan, peningkatan keandalan pasokan energi, penguatan konektivitas, hingga pembentukan mekanisme yang lebih efektif untuk menyelesaikan berbagai hambatan investasi.

"HKI ingin menjadi mitra strategis pemerintah dalam memastikan investasi yang sudah masuk benar-benar terealisasi dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," ujarnya.

Selain mendorong percepatan investasi, HKI juga menilai pembangunan kawasan industri ke depan harus dibarengi dengan tata kelola lingkungan yang lebih baik, penyediaan energi yang andal, infrastruktur yang memadai, serta pengembangan kawasan industri yang berkelanjutan.

Ma'ruf menjelaskan, peran anggota HKI kini tidak lagi sebatas sebagai pengembang kawasan industri, tetapi juga menjadi pelaku usaha yang membangun dan mengoperasikan berbagai aktivitas industri di dalam kawasan.

Sebagai tindak lanjut Rakernas, HKI juga berencana menyampaikan hasil rekomendasi tersebut secara langsung kepada Presiden agar dapat menjadi masukan dalam penyusunan kebijakan investasi nasional.

Perlu Langkah Konkret

Masukan HKI sejalan dengan pandangan pemerintah bahwa kawasan industri harus menjadi motor pemerataan pembangunan nasional. Namun, berbagai rekomendasi tersebut dinilai memerlukan tindak lanjut berupa kebijakan yang lebih konkret agar tidak berhenti sebagai usulan.

Sebelumnya, Kementerian Perindustrian menegaskan kawasan industri harus menjadi instrumen untuk menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, menarik investasi, membuka lapangan kerja, sekaligus melibatkan pelaku usaha lokal.

Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional Kemenperin Tri Supondy mengatakan pengembangan kawasan industri harus disesuaikan dengan karakteristik dan potensi masing-masing daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
AS-Jepang Bersatu Intervens...
Daerah
Otsus Papua Dirancang untuk...

Selat Hormuz Macet Bikin Inggris di Ambang Resesi

31 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Selat Hormuz Macet Bikin In...
Megapolitan
150 Merek Industri Pendukun...

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam,  Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam, Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.