Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Senyum Ceria Pelajar Papua! Satgas Damai Cartenz Bagikan Tas dan Alat Tulis Gratis

📅 Jumat, 02 Okt 2026, 14:05 WIB | Oleh:
Senyum Ceria Pelajar Papua! Satgas Damai Cartenz Bagikan Tas dan Alat Tulis Gratis Doc: Polda Metro Jaya
Ket. Kepedulian nyata terhadap masa depan pendidikan anak-anak di tanah Papua kembali ditunjukkan oleh personel kepolisian. Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menggelar aksi kemanusiaan dengan membagikan ratusan tas serta peralatan sekolah.

JAKARTA - Kepedulian nyata terhadap masa depan pendidikan anak-anak di tanah Papua kembali ditunjukkan oleh personel kepolisian. Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menggelar aksi kemanusiaan dengan membagikan ratusan tas serta peralatan sekolah.

Penyaluran bantuan peralatan belajar gratis tersebut menyasar para siswa sekolah di wilayah Timika, Provinsi Papua Tengah. Langkah konkret ini diambil demi memacu semangat belajar sekaligus mendukung pemenuhan sarana pendidikan bagi para pelajar.


Personel penugasan menyerahkan langsung beragam perlengkapan sekolah dasar yang terdiri dari tas, buku tulis, hingga pensil. Fasilitas penunjang seperti penggaris dan perlengkapan belajar harian lainnya turut dibagikan secara merata kepada siswa.


Kedatangan para anggota kepolisian ke lingkungan sekolah disambut dengan riang gembira serta antusiasme tinggi para murid. Kehadiran jajaran personil di lapangan mampu mencairkan suasana dan membawa senyum ceria bagi anak-anak Papua.


Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Irjen Pol Faizal Ramadhani menegaskan bahwa kegiatan aksi sosial ini mengusung pendekatan humanis. Pola interaksi langsung dilakukan demi membangun rasa kebersamaan serta hubungan emosional yang erat dengan masyarakat lokal.


"Anak-anak adalah bagian penting dari masa depan Papua. Melalui bantuan perlengkapan sekolah ini, kami ingin memberikan dukungan sederhana yang dapat membantu," ujar Irjen Pol Faizal Ramadhani.


Faizal menambahkan bahwa penyerahan fasilitas belajar ini diharapkan menjadi stimulus awal dalam memupuk motivasi belajar siswa. Ketersediaan sarana pendukung yang memadai dianggap penting dalam membentuk mentalitas serta optimisme generasi muda di daerah.


Pemberian perlengkapan sekolah harian menjadi sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi antara aparatur keamanan dan warga. Pendekatan persuasif semacam ini dinilai sangat efisien dalam menciptakan iklim kondusif di wilayah penugasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.