Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNI Perkuat Komitmen Lestarikan Batik sebagai Identitas Budaya Indonesia

📅 Jumat, 02 Okt 2026, 14:39 WIB | Oleh:
BNI Perkuat Komitmen Lestarikan Batik sebagai Identitas Budaya Indonesia Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat komitmennya dalam melestarikan batik sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia. Bertepatan dengan Hari Batik Nasional setiap 2 Oktober, komitmen tersebut diwujudkan melalui pemanfaatan batik di lingkungan kerja sekaligus dukungan terhadap perajin dan pelaku usaha batik di berbagai daerah.

Di lingkungan BNI, batik telah menjadi bagian dari busana kerja pegawai dan dikenakan dua kali dalam sepekan. Kebijakan tersebut menjadi salah satu bentuk konsistensi perseroan dalam menjaga kedekatan dengan warisan budaya Indonesia sekaligus menempatkan batik sebagai bagian dari aktivitas profesional sehari-hari.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, batik tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga menjadi bagian dari kegiatan ekonomi yang melibatkan banyak perajin dan pelaku UMKM.

"Bagi BNI, batik bukan hanya warisan budaya, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi banyak perajin dan pelaku UMKM. Karena itu, pelestarian batik perlu berjalan beriringan dengan penguatan kapasitas usaha, perluasan pasar, dan keberlanjutan para pelakunya," ujar Okki dalam keterangan tertulis Jumat (2/10).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai bentuk dukungan, mulai dari partisipasi dalam kegiatan budaya hingga pemberdayaan pelaku usaha. BNI berupaya membuka ruang yang lebih luas agar produk batik dan kriya Indonesia semakin dikenal serta memiliki kesempatan untuk berkembang.

Salah satu dukungan tersebut diwujudkan melalui partisipasi BNI dalam Puspa Nuswantara 2026 pada Juli lalu di Jakarta. Dalam kegiatan tersebut, BNI menghadirkan UMKM binaan untuk memperluas eksposur produk batik dan kriya dari berbagai daerah.

BNI juga mendukung peningkatan kapasitas perajin melalui pelatihan dan pendampingan, termasuk dalam pengembangan produk dan penerapan praktik usaha yang lebih berkelanjutan. Upaya tersebut diarahkan agar pelaku usaha dapat terus berinovasi dan memperkuat daya saing.

"Pelestarian budaya tidak berhenti pada menjaga warisan yang sudah ada, tetapi juga bagaimana memastikan para pelaku di dalamnya dapat terus berkembang. Karena itu, kami berupaya menghubungkan pelestarian budaya dengan pemberdayaan UMKM, pengembangan produk, dan perluasan pasar," kata Okki.

Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI terus mendukung penguatan sektor produktif, termasuk industri kreatif berbasis budaya yang tumbuh di berbagai daerah. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas UMKM sekaligus mendorong produk budaya Indonesia agar memiliki daya saing yang semakin baik.

Sejalan dengan perjalanan delapan dekade dan semangat Swadharma Bhakti Nagara, BNI akan terus mendukung pelestarian batik melalui langkah yang tidak hanya menjaga nilai budayanya, tetapi juga memperkuat keberlanjutan usaha para perajin dan pelaku UMKM.

Melalui momentum Hari Batik Nasional, BNI berharap semakin banyak pelaku usaha batik mampu berkembang, berinovasi, serta memperluas pasar dari tingkat lokal hingga nasional dan global. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Olahraga
Alwi Tersingkir dari French...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.