Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

63 Bendungan Sudah Terbangun, Pakar Ekonomi Pembangunan Dorong Lanjutkan dengan Penguatan Jaringan Irigasi untuk Capai Swasembada Pangan

📅 Jumat, 02 Okt 2026, 14:30 WIB | Oleh:
63 Bendungan Sudah Terbangun, Pakar Ekonomi Pembangunan Dorong Lanjutkan dengan Penguatan Jaringan Irigasi untuk Capai Swasembada Pangan Doc: Istimewa
Ket. Pembangunan saluran irigasi harus ditempatkan sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk mencapai swasembada pangan dan menggerakkan ekonomi kerakyatan.

SURABAYA - Pemerintah terus mendorong pencapaian swasembada pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. Di sisi lain, 63 bendungan yang telah dibangun pada pemerintahan sebelumnya menjadi salah satu aset infrastruktur yang dapat menopang peningkatan produksi pertanian. Namun, manfaat bendungan dinilai belum optimal tanpa dukungan jaringan irigasi yang mampu mengalirkan air hingga ke lahan-lahan pertanian.

Pakar Studi Ekonomi Pembangunan  Universitas Wijaya Kusuma (UWKS) Surabaya, Ermatry Hariani, mengatakan, pemerintah perlu melanjutkan pembangunan jaringan irigasi yang terhubung dengan 63 bendungan yang telah dibangun pada pemerintahan sebelumnya. Menurutnya, keberadaan bendungan perlu diikuti dengan infrastruktur pendukung agar manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya petani.

“Dalam perspektif pembangunan, bendungan tidak cukup hanya dibangun sebagai tempat menampung air. Yang lebih penting adalah bagaimana bisa bermanfaat dengan airnya sampai ke lahan pertanian melalui jaringan irigasi yang memadai. Jadi, infrastruktur yang sudah ada perlu dilanjutkan dan dioptimalkan,” ujarnya. 

Erma mengatakan, pembangunan saluran irigasi harus ditempatkan sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk mencapai swasembada pangan dan menggerakkan ekonomi kerakyatan. Meskipun pemerintah melakukan efisiensi anggaran, investasi pada infrastruktur yang berkaitan langsung dengan produksi pangan dinilai tetap memiliki nilai ekonomi jangka panjang.

“Efisiensi anggaran memang diperlukan, tetapi jangan sampai efisiensi justru menghambat infrastruktur yang menjadi pengungkit produktivitas. Irigasi punya fungsi ekonomi yang sangat jelas karena menentukan kepastian produksi pertanian,” katanya.

Menurutnya, ketersediaan air yang lebih terjamin dapat membantu petani meningkatkan produktivitas dan mengurangi risiko produksi akibat ketidakpastian cuaca. Ketika produktivitas meningkat, pendapatan petani berpotensi ikut terdorong dan aktivitas ekonomi di kawasan pedesaan menjadi lebih hidup.

“Kalau produktivitas pertanian naik, dampaknya tidak berhenti di sawah. Ada kebutuhan pupuk, benih, alat pertanian, tenaga kerja, transportasi, perdagangan dan pengolahan hasil. Jadi ada efek berantai yang bisa menggerakkan ekonomi pedesaan,” ujarnya.

Ia juga melihat pembangunan irigasi memiliki keterkaitan dengan agenda pembangunan sumber daya manusia melalui program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, pembangunan generasi unggul tidak hanya membutuhkan program konsumsi pangan bergizi, tetapi juga fondasi produksi pangan yang kuat dan berkelanjutan.

“Program makanan bergizi gratis membutuhkan pasokan bahan pangan yang stabil. Karena itu, kebijakan pangan dan pembangunan infrastruktur pertanian sebenarnya saling berkaitan. Kita tidak hanya bicara bagaimana memberikan makanan bergizi, tetapi juga bagaimana memastikan bahan pangannya tersedia,” katanya.

Dari perspektif ekonomi pembangunan, lanjut dia, keberlanjutan infrastruktur pertanian juga penting untuk menciptakan pemerataan pertumbuhan. Pembangunan jaringan irigasi hingga wilayah produksi dapat membuat manfaat investasi infrastruktur tidak hanya terkonsentrasi di perkotaan, tetapi ikut memperkuat aktivitas ekonomi di desa.

“Kalau kita ingin mendorong ekonomi kerakyatan, desa harus menjadi bagian dari mesin pertumbuhan. Irigasi bisa menjadi salah satu pengungkit karena ketika produksi pertanian bergerak, berbagai kegiatan ekonomi lain di sekitarnya ikut tumbuh,” katanya.

Karena itu, pemerintah dinilai perlu memastikan 63 bendungan yang telah dibangun dapat berfungsi optimal dengan melanjutkan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi yang menghubungkannya dengan lahan pertanian. Langkah tersebut dinilai bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi bagian dari investasi untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan pendapatan masyarakat pedesaan, dan menciptakan efek pengganda bagi perekonomian nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

30 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.