Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kaltara Gelar KIF 2026, Dorong Investasi Pariwisata dan Hilirisasi Sektor Industri

📅 Jumat, 08 Mei 2026, 06:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kaltara Gelar KIF 2026, Dorong Investasi Pariwisata dan Hilirisasi Sektor Industri Doc: Antara
Ket. Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang memberikan cenderamata kepada perwakilan dari investor tiga negara yang hadir dalam Kaltara Investment Forum (KIF) 2026 di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltara, Kamis (7/5).

Tanjung Selor, Kaltara - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali menggelar Kaltara Investment Forum (KIF) 2026 dengan menghadirkan investor nasional serta peserta dari tiga negara, yakni Korea Selatan, Malaysia, dan Singapura.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kalimantan Utara, Ferry Ferdinan Bohoh, mengatakan sejumlah investor internasional turut hadir dalam forum tersebut.

Selain tiga negara yang mengikuti kegiatan secara langsung, investor dari Australia sebelumnya juga sempat datang ke Kalimantan Utara, meski tidak dapat menghadiri forum karena harus kembali ke Tarakan.

“Bisa dilihat di sini kan ada tiga negara yang hadir, dari Korea, Malaysia dan Singapura. Kemarin dari Australia juga datang, namun tidak datang pada kegiatan ini karena harus kembali ke Tarakan,” ujar Ferry, Kamis (7/5).

KIF 2026 digelar di Kantor Gubernur Kalimantan Utara dengan mengusung tema “Mendorong Pertumbuhan Investasi Berkelanjutan di Kaltara melalui Pariwisata dan Pengembangan Sektor Hilir”.

Menurut Ferry, forum tahunan tersebut menjadi wadah bagi pemerintah daerah untuk memperkenalkan potensi investasi Kalimantan Utara kepada investor domestik maupun internasional.

“Kaltara ini kan kaya dengan segala macam jenis sumber daya alam, mirip dengan Kalimantan Timur ada tambang dan industri,” katanya.

Selain sektor pertambangan dan industri, pemerintah daerah juga memaparkan berbagai peluang investasi lain, termasuk pengembangan food estate sebagai bagian dari persiapan lumbung pangan untuk mendukung kebutuhan Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI).

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, menegaskan bahwa penyelenggaraan KIF 2026 bertujuan mendorong peningkatan investasi, khususnya pada sektor pariwisata dan hilirisasi.

Menurut dia, kedua sektor tersebut diyakini mampu memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat struktur ekonomi yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

“Kita semua tentu berharap bahwa investasi yang masuk pada sektor-sektor tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan angka pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga mampu membuka peluang usaha dan akses permodalan bagi pelaku UMKM lokal,” ujar Zainal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
KAI: Kunjungan Wisatawan La...
Nasional
Bapanas akan Mobilisasi Sto...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.