Menekraf Sebut JSD Blok M Festival Perkuat Ekonomi Kreatif Lokal
📅 Minggu, 02 Agu 2026, 22:55 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menilai penyelenggaraan Jakarta Sneakers Day (JSD) Blok M Festival 2026 menjadi salah satu upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi kreatif. Khususnya melalui pengembangan subsektor fesyen dan jenama lokal.
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengatakan festival tersebut menunjukkan kolaborasi lintas subsektor ekonomi kreatif mampu memberikan dampak yang lebih luas. JSD menghadirkan perpaduan fesyen, musik, seni, beauty and wellness, serta kuliner dalam satu ekosistem.
"Ketika berbagai subsektor ekonomi kreatif bersinergi dalam satu ruang adaptif, dampaknya jauh lebih besar, mulai dari terciptanya audiens bersama, efisiensi promosi. Hingga terbuka peluang ekspor dan penguatan posisi jenama lokal sebagai tuan rumah di negeri sendiri," kata Riefky, Minggu (2/8).
Festival yang berlangsung pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, menghadirkan lebih dari 260 gerai, dengan sekitar 75 persen di antaranya merupakan merek lokal Indonesia. Menurut Riefky, konsep festival berbasis komunitas mampu mengoptimalkan ruang publik menjadi pusat aktivitas ekonomi kreatif sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal.
Selain berbelanja produk fesyen, pengunjung juga dapat menikmati beragam aktivitas kreatif yang mendorong perputaran ekonomi di kawasan tersebut. Ia berharap semakin banyak ruang kolaboratif serupa yang memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk menampilkan karya, memperluas jejaring, serta mengembangkan usaha kreatif yang adaptif terhadap perubahan perilaku konsumen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penguatan subsektor fesyen, lanjutnya, sejalan dengan kinerja positif ekonomi kreatif nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif pada 2025 mencapai Rp1.757,87 triliun atau berkontribusi 7,38 persen terhadap PDB nasional.
Sektor ini juga menyerap sekitar 27,4 juta tenaga kerja atau 18,70 persen dari total penduduk bekerja di Indonesia. Dalam kunjungan tersebut, Menteri Ekraf meninjau sejumlah jenama lokal yang mengikuti festival.
Menurut dia, kehadiran berbagai merek tersebut mencerminkan semakin meningkatnya daya saing produk fesyen Indonesia di pasar nasional maupun internasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu CEO India Corp, Aji Pratomo, mengatakan JSD Blok M Festival lahir dari semangat menjadikan kawasan Blok M sebagai ruang kolaborasi komunitas kreatif sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha setempat.
"JSD Blok M Festival lahir dari semangat untuk merayakan Blok M sebagai ruang berkumpulnya komunitas kreatif. Karena itu kami mengajak berbagai event, komunitas, dan jenama untuk berkolaborasi dalam satu festival sehingga pengunjung bisa menikmati pengalaman yang lebih lengkap," ujar Aji.
Di sisi lain, Founder Othman, Dimas Muhammad Rusydi, menilai dukungan pemerintah dan ekosistem seperti JSD menjadi modal penting bagi jenama lokal untuk memperluas pasar hingga mancanegara. Menurut dia, pengalaman Othman menembus pasar Jepang menunjukkan produk fesyen Indonesia memiliki potensi bersaing di tingkat global. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!