Bayar Pajak Pakai QRIS di Banjarbaru Berhadiah Umrah, Ini Kategori dan Syaratnya
📅 Minggu, 26 Jul 2026, 19:58 WIB | Oleh: AlfredBANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar Kompetisi QRIS Pajak dan Retribusi Daerah 2026 dengan menyiapkan hadiah utama berupa paket umrah eksklusif dan emas batangan guna mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) sekaligus mempercepat digitalisasi layanan publik, Minggu (26/7).
Kompetisi yang digelar Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Banjarbaru bersama Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Selatan dan Bank Kalsel itu mendorong masyarakat semakin terbiasa membayar pajak dan retribusi menggunakan QRIS yang lebih mudah, cepat, aman, dan transparan.
Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Sirajoni di Banjarbaru, Minggu, mengatakan kompetisi tersebut menjadi langkah konkret pemerintah mempercepat digitalisasi pelayanan publik sekaligus membangun budaya transaksi nontunai di masyarakat.
"Melalui kompetisi ini, kami ingin mendorong masyarakat agar semakin terbiasa membayar pajak dan retribusi secara digital. Pembayaran menjadi lebih praktis, aman, dan nyaman, sekaligus mendukung tata kelola pemerintahan yang semakin modern," ujar Sirajoni.
Dia mengatakan, kompetisi berlangsung mulai 1 Juli hingga 30 November 2026. Masyarakat yang melakukan pembayaran pajak maupun retribusi menggunakan QRIS berkesempatan memperoleh hadiah bulanan berupa emas satu gram, grand prize untuk empat kategori peserta, serta hadiah utama satu paket umrah eksklusif yang diundi secara elektronik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebanyak empat kategori grand prize itu meliputi wajib pajak PBB-P2, juru parkir, merchant, dan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Banjarbaru. Khusus hadiah utama umrah, peserta memperoleh kupon undian elektronik berdasarkan jumlah transaksi QRIS, sedangkan wajib pajak PBB-P2 mendapatkan satu kupon untuk setiap SPPT yang dibayarkan melalui QRIS.
Sirajoni kembali mengatakan Pemerintah Kota Banjarbaru terus memperkuat transformasi digital yang dibuktikan dengan raihan penghargaan transformasi digital terbaik pada High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kalimantan Selatan 2026.
"Hadiah yang disiapkan bukan sekadar bentuk apresiasi kepada masyarakat, tetapi juga menjadi dorongan untuk membangun budaya transaksi digital di Banjarbaru," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menambahkan setiap pajak dan retribusi yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan dan peningkatan pelayanan publik, mulai dari pembangunan serta pemeliharaan jalan, peningkatan fasilitas pendidikan dan kesehatan, hingga penyediaan berbagai sarana umum.
"Dengan semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan transaksi digital, kita tidak hanya memperoleh kemudahan dalam pembayaran, tetapi juga memperkuat kemandirian fiskal daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik," ujar Sirajoni mewakili Wali Kota Banjarbaru.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!