Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Bandung Percepat Penghijauan Lewat “Program Rindu Rindang”

📅 Kamis, 23 Jul 2026, 15:00 WIB | Oleh:
Pemkot Bandung Percepat Penghijauan Lewat “Program Rindu Rindang” Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mempercepat upaya penghijauan sebagai solusi jangka panjang menghadapi ancaman krisis air dan bencana hidrometeorologi melalui Program Rehabilitasi Ruang Publik dan Ruang Terbuka Hijau (Rindu Rindang). Langkah tersebut ditandai dengan penanaman pohon perdana di RW 09, Kelurahan Pasirwangi, Kecamatan Ujungberung, Rabu (22/7).

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan, penanaman pohon bukan sekadar mempercantik lingkungan, tetapi menjadi investasi jangka panjang untuk meningkatkan daya dukung lingkungan, menjaga ketersediaan air tanah, sekaligus memperkuat ketahanan Kota Bandung menghadapi dampak perubahan iklim.

"Kalau dibandingkan antara pembangunan fisik dengan penghijauan memang masih jauh. Tetapi upayanya tidak boleh berhenti. Ruang terbuka hijau kita masih di bawah 15 persen. Karena itu setiap penanaman pohon menjadi sangat penting agar vegetasi terus bertambah dan tercatat dalam peningkatan indeks ruang terbuka hijau," ujar Wali Kota Farhan.

Menurut dia, keberhasilan menjaga lingkungan harus dimulai dari kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Ia mengapresiasi inisiatif warga RW 09 Pasirwangi yang mengawali gagasan penghijauan, kemudian mendapat dukungan dari pemerintah melalui berbagai perangkat daerah.

"Saya selalu mengatakan, kalau masyarakat sudah punya inisiatif, pemerintah siap mendukung. Cara seperti ini jauh lebih efektif karena masyarakat ikut memiliki dan ikut menjaga hasil pembangunannya," kata dia.

Wali Kota Farhan menilai, tantangan terbesar dalam menjaga kawasan hijau bukan hanya meningkatkan kesadaran masyarakat, tetapi juga mempertahankan lahan dari tekanan alih fungsi.

Ia mengingatkan, kawasan-kawasan yang saat ini masih hijau suatu saat dapat menjadi sasaran pembangunan apabila tidak dijaga bersama.

"Kota Bandung membutuhkan investasi, tetapi kita juga membutuhkan lingkungan yang tetap lestari. Keseimbangan itu yang harus terus dijaga agar pembangunan tidak mengorbankan daya dukung lingkungan," ujar dia.

Wali Kota Farhan juga mengajak masyarakat memandang penghijauan sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana. Menurutnya, rasa aman bukan hanya terbebas dari tindak kriminalitas, tetapi juga terlindungi dari ancaman bencana akibat kerusakan lingkungan.

"Kita harus membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana. Mudah-mudahan kita tidak pernah diuji dengan musibah, tetapi kita tetap harus bersiap. Salah satunya dengan mencegah bencana melalui penghijauan seperti yang kita lakukan hari ini," tutur dia.

Ia mengingatkan, peristiwa angin kencang pada 3 April lalu yang menyebabkan hampir 100 pohon tumbang di berbagai titik Kota Bandung. Berkat kerja cepat seluruh perangkat daerah, penanganan dapat diselesaikan dalam waktu singkat sehingga aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan belajar mengajar, tetap berjalan normal.

"Itu menunjukkan, Kota Bandung memiliki ketangguhan. Tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kita mencegah bencana agar dampaknya semakin kecil," kata dia.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung, Didi Ruswandi, menjelaskan penghijauan menjadi solusi paling efektif dalam mengatasi ancaman krisis air yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah Kota Bandung.

Berdasarkan pendataan BPBD, terdapat 13 kecamatan dan 24 kelurahan yang berpotensi mengalami krisis air bersih, meliputi 114 RW, 167 RT, serta 6.353 kepala keluarga atau sekitar 23.379 jiwa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Menkeu: Anggaran Universita...
Luar Negeri
Disney PHK Massal Lagi, Kal...

Yen Anjlok, Jepang Alami Defisit Perdagangan

21 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Yen Anjlok, Jepang Alami De...
Luar Negeri
Bulgaria Catat Rekor Kenaik...
Luar Negeri
Jepang Sumbang 10 Juta Doll...
Luar Biasa, Kiper Vozinha dari Cape Verde Pilihan FIFA untuk Tim Terbaik Dunia

Luar Biasa, Kiper Vozinha dari Cape Verde Pilihan FIFA untuk Tim Terbaik Dunia

23 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.