Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KAI: Kunjungan Wisatawan Lawang Sewu Capai 1,63 Juta Orang

📅 Sabtu, 12 Sep 2026, 09:50 WIB | Oleh:
KAI: Kunjungan Wisatawan Lawang Sewu Capai 1,63 Juta Orang Doc: KAI

SEMARANG - Destinasi wisata Lawang Sewu mencatatkan jumlah kunjungan sebanyak 1.636.638 orang sejak 2024 hingga Agustus 2026. Bangunan bersejarah di kawasan Tugu Muda tersebut menjadi magnet edukasi perkeretaapian bagi masyarakat luas.

Tempat wisata bersejarah ini menerima 639.091 wisatawan pada 2024 serta 620.550 orang pada 2025. Arus kedatangan wisatawan periode Januari hingga Agustus 2026 telah mencapai angka sebesar 376.997 orang.

Stasiun Semarang Tawang melayani 1.262.315 penumpang kereta api selama periode Januari sampai Agustus 2026. Jumlah tersebut terdiri atas 628.946 pelanggan naik serta 633.369 pelanggan yang turun di sana.

Stasiun Semarang Poncol mencatat total pergerakan sebanyak 1.867.005 penumpang pada kurun waktu yang sama. Rincian penumpang meliputi 902.984 orang naik dan 964.021 orang turun melalui stasiun perkeretaapian tersebut.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Semarang mencatat jumlah pelancong pada 2024 mencapai 7.345.373 orang. Data rilis resmi pada Jumat, 11 September 2026 merinci 7.321.077 wisatawan nusantara dan 24.296 turis mancanegara.

Perusahaan Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) memulai proyek pembangunan gedung utama tersebut pada kurun 1904. Pembangunan kantor pusat NIS ini selesai pada 1907 demi menunjang perkembangan jaringan transportasi kereta api.

Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (KAI), Anne Purba, memberikan keterangan mengenai destinasi tersebut. Karakteristik arsitektur bangunan memiliki banyak pintu serta jendela sehingga masyarakat luas mengenalnya sebagai Lawang Sewu.

“Perjalanan kereta api memiliki hubungan erat dengan perkembangan berbagai kota di Indonesia, termasuk Semarang. Lawang Sewu menjadi salah satu peninggalan yang menyimpan cerita perjalanan perkeretaapian dari masa lalu hingga saat ini. Masyarakat dapat mengenal sejarah tersebut melalui bangunan, koleksi, dan informasi yang tersedia saat berkunjung,” ujar Anne.

Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya turut menyampaikan penjelasan mengenai kunjungan akhir pekan. Ruang edukasi serta koleksi sejarah di bangunan ini menjadi pilihan berwisata masyarakat saat akhir pekan.

"Tujuannya untuk menikmati suasana sejarah sekaligus mengenal perjalanan panjang perkeretaapian Indonesia," kata Wisnu Pramudya. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.