Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Novo Nordisk dan Anthropic Jalin Kemitraan Strategis untuk Percepat Penemuan Obat Berbasis AI

27 Rabu, 07 Okt 2026, 17:20 WIB | Oleh:
Novo Nordisk dan Anthropic Jalin Kemitraan Strategis untuk Percepat Penemuan Obat Berbasis AI Novo Nordisk dan Anthropic Jalin Kemitraan Strategis untuk Percepat Penemuan Obat Berbasis AI Doc: Novo Nordisk
Ket. Logo Novo Nordisk dan Anthropic Jalin. Keduanya menjalin kerja sama strategis dengan Anthropic manfaatkan Claude Science untuk percepat penemuan obat dan perkuat riset kesehatan berbasis AI.

JAKARTA — Novo Nordisk dan perusahaan kecerdasan buatan (artificial intelligence / AI) Anthropic mengumumkan kerja sama strategis global pada Rabu (7/10/2026). Kolaborasi ini dirancang untuk mendukung Novo mempercepat pengembangan obat-obatan baru sekaligus mendorong inovasi perangkat lunak berbasis AI di seluruh lini operasional perusahaan.

Melalui kemitraan ini, Novo akan memanfaatkan model AI mutakhir dari Anthropic serta Claude Science guna meningkatkan kemampuan penalaran ilmiah dalam aspek penelitian dan pengembangan (R&D). Kedua perusahaan akan bekerja sama secara intensif untuk mengatasi berbagai tantangan utama dalam penemuan obat yang telah diidentifikasi oleh para ilmuwan dan tim komputasi Novo.

Presiden dan CEO Novo, Mike Doustdar, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah besar dalam mewujudkan ambisi perusahaan untuk menjadi entitas kesehatan paling berbasis AI di dunia.

“Kemitraan ini semakin menegaskan ambisi kami untuk menjadi perusahaan kesehatan yang paling berbasis AI di dunia, sekaligus memperkuat berbagai inisiatif AI yang telah dijalankan Novo bersama mitra teknologi lainnya,” ujar Mike Doustdar melalui keterangan resminya pada hari Rabu (7/10).

Ia menambahkan, kolaborasi dengan Anthropic akan memberikan dorongan signifikan bagi tim R&D serta membantu menjalankan misi perusahaan dalam menghadirkan solusi kesehatan yang transformatif bagi masyarakat dengan penyakit kronis. AI dinilai mampu meningkatkan produktivitas riset, mempersingkat siklus dari laboratorium hingga ke pasar, serta membuka peluang ilmiah baru untuk memahami biologi manusia secara mendalam.

Sebagai langkah awal, Novo akan menguji Claude Science pada alur kerja (workflow) tertentu dalam divisi R&D, khususnya untuk menangani persoalan ilmiah yang paling membutuhkan dukungan komputasi tingkat lanjut. Selain itu, Novo juga akan memanfaatkan teknologi Anthropic untuk memperkuat rekayasa perangkat lunak berbasis agen AI (agentic software engineering), yang menjadi kunci untuk memperluas adopsi AI di seluruh lini perusahaan.

Dari pihak Anthropic, Co-Founder dan CEO Anthropic, Dario Amodei, meyakini bahwa teknologi AI memiliki potensi untuk memangkas linimasa riset secara drastis di bidang medis.

“Dengan kemampuan AI yang terus meningkat, terobosan di bidang biologi dan medis yang biasanya dicapai dalam satu abad, berpotensi dapat terwujud hanya dalam satu dekade,” ujar Dario.

“Melalui penyediaan akses bagi para peneliti terkemuka terhadap model AI mutakhir yang aman dan tepercaya, kami dapat mempersingkat waktu penelitian, meningkatkan hasilnya, serta menemukan terapi yang secara signifikan meningkatkan kualitas hidup manusia,” pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yordania Serang Markas Tero...
Luar Negeri
Babak Baru Perang Dagang, A...

Korut Tuduh Korsel Rekayasa Ranjau Darat

45 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Korut Tuduh Korsel Rekayasa...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sejumlah Film Indonesia Ikut Festival Film Tokyo 2026, Apa Saja?

Sejumlah Film Indonesia Ikut Festival Film Tokyo 2026, Apa Saja?

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.