Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi Tindak Lanjuti Dugaan Aksi Perundungan Siswi di SMPN 10 Ciputat

24 Sabtu, 24 Okt 2026, 15:03 WIB | Oleh:
Polisi Tindak Lanjuti Dugaan Aksi Perundungan Siswi di SMPN 10 Ciputat Polisi Tindak Lanjuti Dugaan Aksi Perundungan Siswi di SMPN 10 Ciputat Doc: ANTARA/HO-Polsek Ciputat Timur
Ket. Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq memberikan ketefangan resmi kepada awak media di Tangerang, Banten.

TANGERANG SELATAN -- Kepolisian Sektor (Polsek) Ciputat Timur, Polres Tangerang Selatan telah menerjunkan tim penyidik untuk menindaklanjuti dugaan kasus perundungan (bullying) dan pemerasan terhadap 14 siswi kelas 8 SMP Negeri 10 Ciputat oleh kakak kelas mereka.

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq di Tangerang, Sabtu mengatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan verifikasi awal ke pihak sekolah.
​
"Ini untuk memastikan akurasi data dalam menangani isu perundungan yang melibatkan anak di bawah umur," katanya.
​
Dalam hal ini, polisi mendorong kerja sama antara pihak sekolah dan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tangerang Selatan untuk mengumpulkan detail kronologi.

Di mana, kepolisian juga akan membuka diri jika pihak keluarga korban memutuskan untuk mengambil jalur hukum. Maka, petugas akan melayaninnya.
​
"Apabila dirasa perlu keterlibatan aparat penegak hukum dari Unit PPA Satreskrim Polres Tangsel, kami persilakan para orang tua korban membuat laporan secara resmi untuk dilakukan proses hukum," tegas Bambang.
​
Sementara itu, salah satu orang tua korban, Setiawan mengungkapkan bahwa sedikitnya ada 14 siswi diduga menjadi korban perundungan (bullying) dan pemerasan yang dilakukan oleh sejumlah senior atau kakak kelas mereka.
​
Akibat peristiwa tersebut, tiga dari 14 siswi korban perundungan dilaporkan harus menjalani perawatan medis di rumah sakit usai dipaksa mengonsumsi minuman berisi racikan bahan tertentu.
​
"Ternyata anak kita dicekokin oleh kakak-kakak kelasnya. Korbannya bukan anak saya saja, ada 13 orang lainnya dan tiga orang sampai dirawat di rumah sakit," katanya.
​
Ia bilang, berdasarkan dari keterangan sesama siswa, minuman racikan yang dipaksa masuk ke tubuh para korban mengandung cuka, bawang putih, serta kopi. Namun, keluarga menduga ada campuran bahan berbahaya lain yang memicu reaksi sakit perut parah hingga memerlukan penanganan medis mendalam.
​
Selain tindakan intimidasi fisik dan pemaksaan, para pelaku yang merupakan siswa kelas atas diduga melakukan pemerasan terhadap belasan siswi tersebut.
​
"Selain itu, anak-anak juga dimintai uang dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp5.000 hingga Rp10.000," ujarnya.
​
Ia berharap, dari insiden ini agar adanya sanksi tegas maupun langkah konkret dari manajemen sekolah terhadap para terduga pelaku, meski para orang tua korban telah dikumpulkan dalam rapat pembahasan bersama pihak sekolah.
​
"Saat ini yang kita inginkan sebenarnya ada punishment dari sekolah. Kami kecewa karena sampai sekarang belum ada sanksi yang membuat orang tua merasa tenang. Kalau tidak diputus rantainya dari sekarang, kejadian seperti ini bisa terus turun-temurun," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.