Telkom Akses Tata Jaringan di 81 Jalan Bandung, 54 Ruas Sudah Rampung
Sabtu, 24 Okt 2026, 18:20 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Telkom
JAKARTA - PT Telkom Akses mempercepat penataan jaringan telekomunikasi di Kota Bandung melalui pemindahan kabel udara ke jaringan bawah tanah. Langkah ini dilakukan untuk mendukung program Bandung Bebas Kabel Udara sekaligus menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih tertata tanpa mengabaikan keandalan layanan konektivitas bagi masyarakat dan dunia usaha.
Program yang digagas Pemerintah Kota Bandung tersebut dijalankan melalui skema Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT), yakni penataan jaringan utilitas dengan memanfaatkan infrastruktur bawah tanah secara terintegrasi. Bagi Telkom Akses, pelaksanaan program ini juga menjadi sarana untuk memperkuat kesiapan teknis dan operasional dalam mendukung penataan jaringan telekomunikasi di berbagai daerah di Indonesia.
Dalam implementasinya, Telkom Akses melakukan penataan jaringan di 81 ruas jalan dengan menggunakan infrastruktur pasif telekomunikasi (IPT) bawah tanah yang dikelola PT Bandung Infra Investama (Perseroda), badan usaha milik daerah Kota Bandung. Hingga Oktober 2026, pekerjaan telah diselesaikan di 54 ruas jalan, sementara proses penataan pada ruas lainnya terus menjadi bagian dari pelaksanaan program tersebut.
Untuk menjaga kualitas layanan selama pekerjaan berlangsung, Telkom Akses mengerahkan 200 teknisi yang bersiaga selama 24 jam. Dukungan personel tersebut ditujukan untuk memastikan lebih dari 10.000 pelanggan tetap mendapatkan layanan konektivitas yang andal selama proses pemindahan jaringan dilakukan.
Direktur Utama Telkom Akses, Irphan Wijaya, mengatakan penataan kabel udara membutuhkan keseimbangan antara kebutuhan memperbaiki tata kota dan upaya mempertahankan kualitas layanan telekomunikasi. Menurut dia, pengalaman di Bandung menjadi bekal bagi perusahaan untuk meningkatkan kesiapan sumber daya, koordinasi, serta proses operasional dalam mendukung program serupa di wilayah lain.
"Telkom Akses senantiasa mendukung program pemerintah dalam penataan infrastruktur telekomunikasi, termasuk penataan kabel udara agar lingkungan menjadi lebih tertib tanpa mengesampingkan kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas yang andal. Pelaksanaan di Bandung menjadi salah satu pembelajaran penting bagi kami dalam memperkuat kesiapan sumber daya, koordinasi, dan proses operasional untuk mendukung program serupa di wilayah lain," ujar Irphan.
Sebelum pemindahan kabel dilakukan, tim Telkom Akses memvalidasi data dan memetakan jaringan di setiap lokasi untuk menentukan prioritas pengamanan layanan. Pemetaan tersebut mencakup jaringan pendukung layanan seluler atau Node B, layanan data korporat, hingga pelanggan ritel agar metode penanganan dapat disesuaikan dengan kondisi infrastruktur di lapangan.
Pelaksanaan pekerjaan juga membutuhkan koordinasi antara tim operasi dan konstruksi untuk memastikan jalur pengganti siap digunakan sebelum kabel udara dipindahkan. Telkom Akses turut menambah sumber daya dari sejumlah area operasional, memperkuat tim swakelola, serta menyediakan peralatan kerja bagi teknisi guna mendukung kelancaran setiap tahapan pekerjaan.
Salah satu tantangan teknis yang dihadapi adalah penggunaan manhole secara bersama oleh sejumlah operator telekomunikasi. Situasi tersebut menuntut teknisi menelusuri dan mengidentifikasi kabel secara cermat agar setiap jaringan dapat dialihkan ke jalur yang tepat, sekaligus menekan risiko gangguan layanan.
Ke depan, Telkom Akses berkomitmen memperkuat kemampuan teknis, kesiapan personel, dan koordinasi dengan pemerintah serta pemangku kepentingan lainnya. Upaya ini diharapkan mendukung penataan infrastruktur telekomunikasi yang lebih terintegrasi, menciptakan kawasan perkotaan yang tertib, serta menjaga konektivitas sebagai penunjang aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi digital.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!