Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ukraina Amankan Benih Pangan di 'Kubah Kiamat' Arktik

📅 Minggu, 18 Okt 2026, 15:02 WIB | Oleh:
Ukraina Amankan Benih Pangan di 'Kubah Kiamat' Arktik Doc: AFP
Ket. Gudang Benih Global Svalbard (Svalbard Global Seed Vault) di Norwegia.

OSLO - Ukraina telah menyetorkan 773 sampel benih di Gudang Benih Global Svalbard (Svalbard Global Seed Vault) di kepulauan Arktik Norwegia, yang menjadi kontribusi pertamanya ke fasilitas tersebut sejak konflik Rusia-Ukraina pecah pada 2022, kata pemerintah Norwegia pada Sabtu (17/10).

Penyetoran pada Jumat (16/10) itu merupakan bagian dari upaya internasional yang mengirimkan lebih dari 16.000 sampel benih dari 21 bank gen ke gudang tersebut, menurut pernyataan Kementerian Pertanian dan Pangan Norwegia.

Setoran terbaru Ukraina mencakup sampel soba (buckwheat) dan tanaman lainnya, yang menjadi perlindungan tambahan bagi sumber daya genetik pertanian negara itu.

Menteri Pertanian dan Pangan Norwegia Nils Kristen Sandtroen mengatakan bahwa setoran terbaru itu menunjukkan pentingnya kerja sama internasional dalam melindungi keragaman tanaman pangan dunia.

Enam bank gen penelitian pertanian internasional di bawah CGIAR menyumbangkan total 8.917 sampel, sementara Dewan Penelitian Pertanian dan Ekonomi Italia melakukan setoran pertamanya, yang mencakup varietas gandum dan padi bersejarah.

Didirikan oleh pemerintah Norwegia pada 2008, Gudang Benih Global Svalbard menyediakan penyimpanan jangka panjang secara gratis bagi salinan cadangan koleksi benih dari bank gen di seluruh dunia.

Terletak di dalam sebuah gunung di Pulau Spitsbergen, gudang tersebut kini menyimpan lebih dari 1,4 juta sampel benih milik lebih dari 130 bank gen, menjadikannya tempat penyimpanan aman terbesar di dunia untuk keragaman tanaman budi daya.

Fasilitas tersebut didanai oleh pemerintah Norwegia dan dikelola bekerja sama dengan Pusat Sumber Daya Genetik Nordik (NordGen) serta Global Crop Diversity Trust. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Pemkab Bekasi Kebut Pekerja...
Megapolitan
BPBD: 253 Unit Rumah Rusak ...
Nasional
Menko PM Ungkap Sekolah Rak...
Advertisement
Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah. Prancis di Ambang Kehancuran?

Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah. Prancis di Ambang Kehancuran?

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.