Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penuhi Ketahanan Pangan, Petani Lebak Lakukan Gerakan Tanam Padi Manfaatkan Air Irigasi

24 Sabtu, 24 Okt 2026, 19:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penuhi Ketahanan Pangan, Petani Lebak Lakukan Gerakan Tanam Padi Manfaatkan Air Irigasi Penuhi Ketahanan Pangan, Petani Lebak Lakukan Gerakan Tanam Padi Manfaatkan Air Irigasi Doc: ANTARA
Ket. Petani Lebak mempersiapkan benih unggul untuk persiapan tanam.

LEBAK – Sejumlah petani di Kabupaten Lebak, Banten, melakukan gerakan tanam padi dengan memanfaatkan ketersediaan pasokan air irigasi, sehingga mampu memenuhi ketahanan pangan dan ekonomi keluarga.

‎"Kami merasa bersyukur bisa tanam padi saat musim kemarau panjang El Nino ini," kata Diding (55), petani di Cisangu, Cibadak, Lebak, Banten, Sabtu (24/10).

Petani memasuki musim tanam, karena pasokan air irigasi Cisangu berjalan baik.‎Diperkirakan seluas 30 hektare memasuki musim tanam hingga awal November 2026.

‎Petani dapat melakukan gerakan tanam padi saat musim kemarau, karena adanya pasokan air irigasi tersebut.

‎"Kami menanam padi seluas satu hektare dan ditargetkan panen tiga bulan ke depan," katanya.

Petani lainnya, Sukri (55) mengatakan dirinya melakukan gerakan tanam padi, karena adanya sumber air permukaan Sungai Ciujung dengan dilakukan penyedotan menggunakan pompa air.

‎"Kami di sini bisa tanam tiga kali musim tanam dalam setahun, karena adanya potensi air permukaan itu," katanya.

‎Ia mengatakan petani kebanyakan menanam benih padi jenis varietas Infari 29, karena tahan terhadap serangan hama.

‎Selain itu, juga memiliki kualitas dan mutu serta produktivitas cukup tinggi hingga menembus 8 ton gabah kering pungut per hektare.

‎"Panen September 2026 lalu bisa meraup keuntungan bersih Rp25 juta/hektare dengan benih varietas Infari 29," katanya.

‎Sementara itu, Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Dodi Hermawan mengatakan pihaknya minta petani yang memiliki sumber air agar tetap melaksanakan tanam guna mendukung swasembada pangan dan peningkatan ekonomi keluarga.

Meski kemarau panjang, tetapi petani khususnya yang memiliki sumber air, melakukan  tanam.

‎"Kita mengapresiasi produksi pangan di daerah ini surplus hingga 15 bulan ke depan dengan angka 250 ribu ton," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage
Nasional
Perum Bulog dan Menko Panga...
Daerah
Wisata Kebun Stroberi Jadi ...
Luar Negeri
Kemlu: Dua WNI Turut Jadi K...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.