Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bappenas Tetapkan PSN Sawit, Agrinas Palma Bidik Pengelolaan Perkebunan Berkelanjutan

24 Sabtu, 24 Okt 2026, 19:22 WIB | Oleh:
Bappenas Tetapkan PSN Sawit, Agrinas Palma Bidik Pengelolaan Perkebunan Berkelanjutan Bappenas Tetapkan PSN Sawit, Agrinas Palma Bidik Pengelolaan Perkebunan Berkelanjutan Doc: Agrinas Palma
Ket. Direktur Utama Agrinas Palma Nusantara, Mohammad Abdul Ghani (batik oranye), usai menerima dokumen Proyek Strategis Nasional (PSN) dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), disaksikan Kepala Bappenas Rachmat Pambudy (jas hitam) di Gedung Bappenas, Jakarta, pada Jumat (23/10/2026).

JAKARTA — PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menerima penetapan sebagai pelaksana Proyek Strategis Nasional (PSN) Sawit dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas). Penetapan ini menjadi dasar bagi perusahaan pelat merah tersebut untuk mempercepat penataan dan optimalisasi lahan perkebunan kelapa sawit, sekaligus memperkuat tata kelola industri sawit nasional.

Penyerahan Surat Penetapan Pelaksana PSN dan Surat Keterangan PSN Sawit berlangsung di Gedung Bappenas, Jakarta, Jumat (23/10/2026). Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyerahkan dokumen tersebut kepada Direktur Utama Agrinas Palma Nusantara Mohammad Abdul Ghani, disaksikan Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas Teni Widuriyanti, Direktur Hukum Agrinas Palma I Nyoman Suparta, serta jajaran kedua instansi.

Program PSN Sawit merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola dan ekosistem agribisnis kelapa sawit melalui percepatan penataan lahan perkebunan dan kawasan hutan secara terintegrasi. Program ini sejalan dengan pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026 sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2026.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menekankan perlunya pembenahan pengelolaan kelapa sawit melalui sistem agribisnis yang terintegrasi dan terstruktur. Menurutnya, penetapan PSN Sawit menjadi momentum untuk menata kembali pengembangan industri tersebut agar tidak berjalan secara terpisah-pisah.

“Jadi mulai hari ini dengan adanya PSN seperti ini, sebaiknya benar-benar menatap ulang bagaimana sawit ini menjadi bagian dari sistem dan usaha agribisnis yang terintegrasi, yang holistik, yang diatur secara sistematis dan juga harus terstruktur,” kata Rachmat melalui keterangannya pada Sabtu (24/10/2026).

Melalui penetapan tersebut, Agrinas Palma diharapkan menjadi percontohan nasional dalam membangun ekosistem agribisnis kelapa sawit secara menyeluruh. Cakupan pengelolaannya meliputi penataan lahan, peningkatan produktivitas perkebunan, pemberdayaan masyarakat, penguatan kemitraan petani, hingga pengembangan industri hilir.

Salah satu prioritas perusahaan adalah memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat paling sedikit 20 persen dari luas pelepasan kawasan hutan yang relevan, sesuai ketentuan yang berlaku. Perusahaan juga berencana memperkuat peran koperasi dan melibatkan masyarakat dalam rantai pasok, termasuk dalam pengembangan pabrik kelapa sawit (PKS) sebagai bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah sawit rakyat.

Direktur Utama Agrinas Palma Nusantara Mohammad Abdul Ghani menyatakan perusahaan siap menjalankan penugasan pemerintah dengan mengedepankan kepastian hukum, kesesuaian tata ruang, peningkatan produktivitas, serta pengelolaan perkebunan yang bertanggung jawab. Ia menilai dukungan Bappenas dan kementerian atau lembaga terkait dapat memperjelas regulasi serta peta jalan pelaksanaan program di lapangan.

“Kami menyambut penugasan direktif Presiden ini dengan penuh tanggung jawab. Dukungan Kementerian PPN/Bappenas dan lintas K/L memberikan kepastian regulasi serta kejelasan peta jalan operasional bagi kami di lapangan. Kami berkomitmen penuh mengawal mandat ini, khususnya pemenuhan alokasi 20 persen kebun masyarakat dan pemberdayaan koperasi dalam ekosistem pasok PKS, sehingga optimalisasi lahan limpahan negara ini benar-benar menghadirkan kesejahteraan nyata bagi masyarakat sekitar,” ujar Mohammad Abdul Ghani.

Sebagai tindak lanjut, Agrinas Palma akan memperkuat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk menyusun peta jalan operasional, menata aset perkebunan, serta mengembangkan kemitraan dengan masyarakat. Perusahaan juga menyatakan akan memperhatikan keterlacakan rantai pasok (traceability), kepatuhan terhadap regulasi, dan penerapan prinsip keberlanjutan.

Agrinas Palma merupakan badan usaha milik negara yang menjalankan peran dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit, pengembangan industri hilir dan produk turunannya, serta pembangunan ekosistem bioenergi untuk mendukung program B50 dan E20.

Melalui PSN Sawit, perusahaan menargetkan pengelolaan perkebunan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Penguatan tata kelola, kemitraan dengan petani, serta pengembangan industri hilir diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah industri sawit dan memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat. Namun, pencapaian tujuan tersebut akan bergantung pada pelaksanaan penataan lahan, kepastian hukum, serta realisasi komitmen pemberdayaan masyarakat di lapangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage
Nasional
Perum Bulog dan Menko Panga...
Daerah
Wisata Kebun Stroberi Jadi ...
Luar Negeri
Kemlu: Dua WNI Turut Jadi K...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.