Menteri Keuangan Sambangi PBNU
📅 Rabu, 22 Jul 2026, 11:51 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Berbagai potensi kerja sama program-program nasional dibahas Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Menkeu sambangi kantor PBNU dalam rangka membahas potensi kerja sama terkait agenda-agenda nasional.
"Kami diskusi banyak hal, yang intinya adalah bahwa pertama, NU memiliki jaringan struktur organisasi yang bisa kami tawarkan sebagai channel untuk menghantarkan agenda-agenda nasional pemerintah ke masyarakat," kata Ketua Umum (Ketum) PBNU Yahya Cholil Staquf di Kantor Pusat PBNU, Jakarta, Rabu.
Gus Yahya, sapaan akrabnya, mengungkapkan kolaborasi antara PBNU dengan pemerintah telah berlangsung sejak akhir 2022 silam, dengan hasil yang bisa diukur salah satunya melalui berbagai program seperti Gerakan Keluarga Maslahat dan lain sebagainya.
Selanjutnya, ia menyebut audiensi ini dilakukan sebab NU saat ini juga sudah mulai membuka peluang investasi bisnis dengan berbagai entitas internasional.
"Kami tadi mengkonsultasikan dengan Pak Menteri Keuangan terkait regulasi, terkait channel-channel yang harus kami akses, dan apa saja norma-norma yang harus diikuti dalam soal investasi," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gus Yahya menekankan segala yang dilakukan oleh PBNU dalam hal ini untuk kemaslahatan umat dan negara.
"Alhamdulillah, Pak Menteri membuka diri untuk membantu NU dalam hal ini, karena apapun NU dalam semua yang dikerjakan tidak ada tujuan selain untuk membantu negara dan masyarakat," ucap Ketum PBNU.
Gus Yahya berharap nantinya hal ini akan disambut baik dengan berbagai inisiatif-inisiatif pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Menkeu Purbaya menyebut pihaknya merespons positif terkait berbagai potensi kerja sama antara PBNU dan pemerintah, terutama terkait hilirisasi dan industrialisasi.
"Kalau pemerintah bisa bantu itu, saya pikir akan bagus, sehingga proyeknya bisa berjalan lebih lancar. Tadi untuk ide-ide investasi kita akan pelajari, kalau memang bisa berjalan sesuai dengan pattern yang ada dan terkendali, kita akan support apa yang dilakukan (atau) diinisiasi oleh NU," tutur Purbaya Yudhi Sadewa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!