Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perairan Sulawesi Tenggara Akan Diterjang Gelombang Tinggi, Waspada!

📅 Rabu, 22 Jul 2026, 11:33 WIB | Oleh:
Perairan Sulawesi Tenggara Akan Diterjang Gelombang Tinggi, Waspada! Doc: ist
Ket. waspada

KENDARI – Warga yang biasa beraktivitas di perairan Sulawesi Tenggara mesti berhati-hati karena akan ada gelombang tinggi. BMKG mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jasa transportasi laut dan nelayan, untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi mencapai 1,25 hingga 2,5 meter di wilayah perairan Sulawesi Tenggara (Sultra) yang berlaku mulai 22 hingga 25 Juli 2026.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Kendari I Made Wahyu Gana Putra saat dihubungi di Kendari, Rabu, menyatakan bahwa berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer, pola angin di wilayah Sultra umumnya bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 15 knot.

"Kecepatan angin tertinggi terpantau mencapai 20 knot atau setara 5 Skala Beaufort di Perairan Utara Wawonii, Selat Cempedak, Laut Banda Timur Wawonii, Perairan Buton, Laut Banda Timur Wakatobi, Perairan Wakatobi bagian barat, Perairan Wakatobi bagian timur, serta Laut Flores Selatan Buton," kata Wahyu Gana Putra.

Dia menyebutkan bahwa berdasarkan peringatan dini BMKG, potensi gelombang sedang kategori 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di delapan titik perairan strategis Sultra.

Beberapa wilayah perairan tersebut, antara lain di Perairan Utara Wawonii, Laut Banda Timur Wawonii, Selat Cempedak, Perairan Buton, Perairan Wakatobi Bagian Barat, Perairan Wakatobi Bagian Timur, Laut Banda Timur Wakatobi, dan Laut Flores Selatan Buton

Wahyu Gana menyebutkan jika pihaknya telah menerbitkan imbauan saran keselamatan pelayaran guna mengantisipasi risiko kecelakaan di laut.

"Perahu nelayan berisiko terhadap keselamatan pelayaran apabila kecepatan angin mencapai lebih dari 15 knot dengan tinggi gelombang menyentuh 1,25 meter. Sementara kapal tongkang diimbau berhati-hati jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter," ujarnya.

Dia menambahkan bahwa BMKG terus meminta masyarakat pesisir dan pelaku aktivitas pelayaran untuk selalu memperbarui informasi perkembangan cuaca maritim secara berkala melalui saluran resmi BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Perkuat Dukungan bagi Atlet...
Megapolitan
Namanya Penjahat Tak Tahu T...
Daerah
Jaga Stabilitas Harga, Pemp...
Daerah
Pemerintah Provinsi Papua H...
Advertisement
Ada Demo Mahasiswa di DPR, Polisi Siagakan 3.983 Personel Gabungan

Ada Demo Mahasiswa di DPR, Polisi Siagakan 3.983 Personel Gabungan

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.