Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim Gabungan Gagalkan Pengiriman 300 Kilogram Sianida di Gorontalo

📅 Rabu, 22 Jul 2026, 13:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tim Gabungan Gagalkan Pengiriman 300 Kilogram Sianida di Gorontalo Doc: ANTARA
Ket. TNI AL bersama pihak terkait mengamankan bahan kimia berbahaya jenis Sianida yang dimuat menggunakan KM Sabuk Nusantara 97, Selasa (21/7).

MANADO – Tim gabungan yang terdiri atas Pos TNI AL Kwandang, Bea Cukai Gorontalo, Polres Gorontalo Utara, Balai Kekarantinaan Kesehatan Gorontalo, dan UPP Kelas III Kwandang menggagalkan pengiriman 300 kilogram sianida melalui KM Sabuk Nusantara 97 di Pelabuhan Kelas III Kwandang, Gorontalo Utara.

Kepala Dinas Penerangan Koarmada VIII Letkol Laut (P) Andreas Suko Riyanto di Manado, Rabu (22/7), mengatakan pengungkapan tersebut berawal dari informasi intelijen mengenai dugaan pengiriman bahan kimia berbahaya menggunakan kapal penumpang KM Sabuk Nusantara 97.

"Pengungkapan tersebut dilakukan berdasarkan adanya informasi intelijen bahwa akan terjadi pemuatan bahan kimia berbahaya sianida dari Kwandang menggunakan kapal penumpang KM Sabuk Nusantara 97," katanya.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan melakukan pengawasan terhadap aktivitas bongkar muat dan keberangkatan kapal pada rute tol laut dari Pelabuhan Kelas III Kwandang menuju Buol, Sulawesi Tengah, dengan tujuan akhir Sebatik.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 300 kilogram sianida yang terdiri atas 10 karung dengan berat total 250 kilogram dan dua dus seberat 50 kilogram yang diduga akan dikirim tanpa memenuhi ketentuan yang berlaku.

Barang bukti yang diamankan diperkirakan memiliki nilai ekonomis sekitar Rp300 juta dan telah dibawa ke Pos TNI AL Kwandang untuk diproses sesuai ketentuan hukum bersama instansi terkait.

Andreas mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antarinstansi dalam mencegah peredaran bahan kimia berbahaya yang berpotensi disalahgunakan serta membahayakan keselamatan masyarakat dan lingkungan.

Ia menambahkan kegiatan tersebut sejalan dengan arahan Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali agar seluruh jajaran TNI AL meningkatkan kewaspadaan, memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait, serta mengoptimalkan penegakan hukum di wilayah perairan Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.