Pusat Latihan Baru Jadi Harapan Masa Depan Sepak Bola AS Usai Kegagalan di Piala Dunia 2026
📅 Jumat, 17 Jul 2026, 00:15 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraATLANTA – Perjalanan Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia FIFA 2026 memang berakhir lebih cepat dari yang diharapkan. Setelah lolos sebagai juara grup, langkah mereka terhenti di babak 16 besar akibat kekalahan telak 1-4 dari Belgia.
Namun di tengah kekecewaan tersebut, Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (U.S. Soccer) percaya masa depan olahraga ini di negaranya bisa berubah berkat kehadiran U.S. Soccer National Training Center, kompleks latihan modern yang baru diresmikan pada Mei lalu di Fayetteville, Georgia, di pinggiran kota Atlanta.
Fasilitas tersebut diharapkan menjadi fondasi jangka panjang yang mampu menempatkan Amerika Serikat sejajar dengan negara-negara elite sepak bola dunia dalam beberapa dekade mendatang.
Salah satu fakta paling mencolok dari proyek ini adalah bahwa untuk pertama kalinya dalam sejarah, U.S. Soccer memiliki fasilitas latihan yang benar-benar menjadi milik sendiri.
Sebelumnya, berbagai program tim nasional menggunakan fasilitas yang tersebar di berbagai lokasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ini pertama kalinya dalam sejarah sepak bola Amerika Serikat kami memiliki sepetak rumput sendiri," ujar General Manager National Training Center, Tom Norton.
Menurut Norton, kehadiran pusat latihan tersebut memungkinkan seluruh operasi federasi berada di satu lokasi yang sama.
"Ini memberi kami kesempatan untuk menyatukan seluruh operasional di bawah satu atap sehingga kami bisa membawa sepak bola Amerika ke level berikutnya."
Sebaiknya Anda baca juga:
Kompleks baru ini juga menjadi markas baru U.S. Soccer setelah memindahkan kantor pusat serta hampir 400 karyawan dari Chicago ke Fayetteville.
Pusat latihan tersebut merupakan bagian dari visi miliarder Arthur Blank, pemilik klub NFL Atlanta Falcons dan salah satu tokoh yang berperan besar dalam perkembangan sepak bola di Atlanta.
Blank menginvestasikan sekitar 50 juta dolar AS untuk proyek tersebut, atau setara 819 miliar rupiah.
Sebelumnya, ia juga menjadi sosok penting di balik berdirinya klub MLS Atlanta United, yang kini menjadi salah satu klub dengan basis pendukung terbesar di Amerika Utara. Blank juga berencana menghadirkan tim baru National Women's Soccer League (NWSL) di wilayah Atlanta pada 2028.
Berdiri di atas lahan seluas sekitar 200 acre atau lebih dari 80 hektare, pusat latihan ini dilengkapi berbagai fasilitas berstandar internasional.
Kompleks tersebut memiliki: 17 lapangan luar ruangan, 13 lapangan rumput ukuran resmi pertandingan, 1 lapangan indoor rumput sintetis ukuran penuh, Nike High Performance Gym, Area nutrisi dan ruang makan modern, Lapangan khusus pertandingan dan kegiatan komunitas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!