Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

1.685 Layangan Meriahkan Mel Tanjung Kite Festival di Sanur Bali

9 Minggu, 09 Agu 2026, 23:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
1.685 Layangan Meriahkan Mel Tanjung Kite Festival di Sanur Bali 1.685 Layangan Meriahkan Mel Tanjung Kite Festival di Sanur Bali Doc: Antara
Ket. Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa bersama panitia Mel Tanjung Kite Festival (MTKF) XVII Tahun 2026 menarik layangan di kawasan Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar, Bali, Minggu (9/8/2026).

Denpasar - Sebanyak 1.685 layangan berbagai jenis tradisional dan kreasi memeriahkan Mel Tanjung Kite Festival (MTKF) XVII Tahun 2026 di kawasan Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar, Bali, Minggu.

Festival yang digelar ST. Eka Dharma, Banjar Tanjung, Desa Sanur Kauh, tersebut secara resmi dibuka Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, ditandai dengan menarik layangan di kawasan pantai sebelum dilanjutkan dengan menyaksikan perlombaan.

Pembina Mel Tanjung Kite Festival I Wayan Mariyana Wandhira mengatakan MTKF tahun ini mengusung tema “Bhumi Samudra Akasa Sanggama", menggambarkan keharmonisan antara darat, laut, dan udara sebagai fondasi lahir dan lestari budaya dari satu generasi ke generasi berikutnya.

“Pelaksanaan kegiatan ini merupakan wahana untuk memberikan ruang gerak kepada para pelayang agar dalam bermain layangan tetap mengedepankan rasa tanggung jawab serta meningkatkan rasa kebersamaan di antara generasi muda dan masyarakat pelayang pada khususnya,” ujarnya.

Dia menjelaskan MTKF XVII menjadi salah satu ruang bagi masyarakat mempertahankan keberadaan layangan tradisional di tengah perkembangan zaman.

Layangan, katanya, tidak hanya permainan, namun juga menjadi bagian aktivitas budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Untuk menarik minat berbagai kalangan, panitia menghadirkan sejumlah kategori perlombaan. Kategori yang dipertandingkan meliputi remaja dan dewasa dengan jenis layangan tradisional maupun kreasi.

Sejumlah layangan tradisional yang dilombakan, antara lain Bebean, Bebean Big Size, Janggan, Janggan Buntut, Janggan Buntut Big Size, Pecuk, serta layangan mini. Panitia juga menghadirkan seri layangan plastik dan celepuk.

Khusus layangan tradisional, peserta diwajibkan menggunakan kain dengan corak warna Bali, yakni merah, kuning, hitam, dan putih. Ketentuan tersebut menjadi salah satu cara mempertahankan karakter visual layangan tradisional Bali dalam setiap perlombaan.

Peserta MTKF XVII berasal dari sekaa (perkumpulan remaja), klub, maupun perorangan.

Dengan total 1.685 layangan yang ambil bagian, festival ini sekaligus menunjukkan bahwa aktivitas melayangan masih memiliki basis peminat yang kuat di tengah masyarakat.

Wandhira mengatakan kegiatan tersebut digelar selama tiga hari. Memasuki perjalanan tahun ke-17, pihaknya berkomitmen menjaga kualitas penyelenggaraan sekaligus meningkatkan profesionalitas festival.

“Yang terpenting, dalam 17 tahun perjalanan Mel Tanjung Kite Festival, kami berkomitmen untuk terus profesional dan meningkatkan kualitas kegiatan setiap tahunnya,” katanya.

Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mengapresiasi konsistensi pelaksanaan MTKF yang telah menjadi agenda rutin tahunan.

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam menjaga keberadaan seni dan tradisi layangan di Kota Denpasar.

Pemkot Denpasar akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan yang menjadi ruang ekspresi budaya masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Megapolitan
Jaga Momentum Jakarta sebag...
Megapolitan
Selambatnya Tahun Depan  PA...
Olahraga
PSIM dan PSS Kompak dengan ...
Luar Negeri
Hubungan Dagang AS-Tiongkok...
Nasional
RI Lampaui Target Penghapus...
Luar Negeri
Paus Peringatkan AI Berpote...
Nasional
Tanpa Diversifikasi, Indone...

Tak Hanya Biar Sehat, Olahraga Juga Jadi Sarana Peduli Sosial

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tak Hanya Biar Sehat, Olahr...
Advertisement
Jakarta National Championship Pencak Silat 2026: Ajang Cetak Bibit Unggul Pesilat Muda

Jakarta National Championship Pencak Silat 2026: Ajang Cetak Bibit Unggul Pesilat Muda

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.