Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembekalan Mitigasi Bencana kepada Siswa SD Betao Sidrap 

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 23:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pembekalan Mitigasi Bencana kepada Siswa SD Betao Sidrap  Doc: Antara
Ket. Siswa UPT SD Negeri 2 Betao, Kabupaten Sidrap, Sulsel usai mendapatkan edukasi tentang mitigasi bencana oleh mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin.

Makassar - Siswa UPT SD Negeri 2 Betao, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan mendapat pembekalan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana melalui program “SIAP: Siaga Bencana & Pertolongan Pertama” digelar mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) yang menjalani kuliah kerja nyata (KKN)

"Kegiatan yang berlangsung akhir pekan tersebut melibatkan mahasiswa KKN Profesi Kesehatan (KKN-PK) 69 dan KKN 116 Tematik Inovasi Desa Unhas sebagai upaya menumbuhkan kesadaran serta keterampilan menghadapi kondisi darurat sejak usia sekolah," kata Rektor Unhas Jamaluddin Jompa dikonfirmasi di Makassar, Minggu, terkait kegiatan KKN profesi tersebut.

Dia mengatakan pemilihan Desa Betao Riase sebagai lokasi kegiatan tidak terlepas dari kondisi geografis sektor wilayah yang dikelilingi perbukitan dan tebing curam. Kondisi tersebut membuat kawasan ini memiliki potensi kerawanan bencana, khususnya tanah longsor.

Melalui program tersebut, para siswa dikenalkan dengan berbagai potensi risiko bencana di lingkungan sekitar serta langkah-langkah antisipasi yang dapat dilakukan untuk menyelamatkan diri ketika terjadi keadaan darurat.

Selain materi mitigasi, salah seorang mahasiswa, Hikmawati, memperkenalkan Buku Saku Pahlawan Bencana yang berisi panduan praktis pertolongan pertama. Materinya mencakup penanganan awal sejumlah kondisi kegawatdaruratan, seperti patah tulang hingga henti jantung.

Edukasi dikemas secara interaktif dengan memadukan penyampaian materi, penggunaan buku saku, simulasi, dan praktik langsung. Metode tersebut diharapkan membuat siswa lebih mudah memahami sekaligus mengingat tindakan yang perlu dilakukan saat menghadapi bencana.

Dalam pelaksanaannya, kedua kelompok KKN membagi peran untuk memperkuat kesiapsiagaan di lingkungan sekolah. Tim KKN-PK 69 berfokus pada edukasi dan pelatihan pertolongan medis awal, sedangkan mahasiswa KKN 116 Tematik Inovasi Desa berperan merancang dan memasang papan penanda jalur evakuasi di lingkungan sekolah.

Keberadaan jalur tersebut menjadi bagian penting untuk membantu siswa dan warga sekolah menentukan arah penyelamatan ketika terjadi bencana.

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi menjadi langkah awal dalam membangun budaya siaga bencana di lingkungan sekolah.

Dengan memadukan pengetahuan mitigasi, keterampilan pertolongan pertama, dan ketersediaan jalur evakuasi, UPT SD Negeri 2 Betao diharapkan semakin mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang adaptif dan tangguh menghadapi potensi bencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Nasional
Wamendiktisaintek Sebut Tem...
Luar Negeri
Aljazair Buka Pintu Lebar I...

BNPB: Kualitas Udara Kalbar Berbahaya

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BNPB: Kualitas Udara Kalbar...
Nasional
BNPB: OMC Penanganan Karhut...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.