Banyuwangi Banjir Event, Akhir Pekan Jadi Momen Berburu Pengalaman Wisata
📅 Minggu, 12 Jul 2026, 20:55 WIB | Oleh: Tim PenulisBANYUWANGI – Menyusun agenda yang menarik bagi wisatawan merupakan strategi penting untuk meningkatkan daya tarik destinasi sekaligus memperpanjang lama tinggal pengunjung.
Ragam kegiatan yang terencana, mulai dari atraksi budaya, wisata alam, hingga festival dan aktivitas berbasis komunitas, mampu menciptakan pengalaman yang lebih berkesan.
Selain meningkatkan kepuasan wisatawan, agenda yang berkelanjutan juga berpotensi memperluas perputaran ekonomi lokal melalui meningkatnya permintaan terhadap akomodasi, kuliner, transportasi, dan produk UMKM.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menggelar beberapa agenda menarik bagi wisatawan pada pekan depan selain kegiatan spektakuler Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi, Minggu (12/7), mengatakan agenda BEC 2026 yang memasuki tahun ke-13 akan digelar akhir pekan depan, Sabtu, 18 Juli 2026 pukul 13.00 WIB, dan dalam rangka menyambut karnaval kolosal itu, digelar pula berbagai agenda menarik yang bisa dinikmati wisatawan mulai 16-19 Juli 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Dalam rangkaian BEC ada juga kegiatan lomba lari Sekarkijang Creative Fest (SCF run) pada 19 Juli dan didukung penuh oleh Bank Indonesia Jember," katanya.
Menurut Ipuk, agenda lomba lari SCF ini dipusatkan di Gedung Seni Budaya (Gesibu) dan diramaikan dengan Festival UMKM pada 16-19 Juli.
Di festival ini, lanjutnya, ada pameran produk unggulan UMKM dari Banyuwangi dan daerah sekitarnya seperti Situbondo, Bondowoso, Jember dan Lumajang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berbagai acara juga akan digelar selama Festival UMKM berlangsung, di antaranya lomba desain motif batik Sekarkijang dan Singing Competition pada 16 Juli. Pada 17 Juli ada Lomba Inovasi Green Campaingn dan worksop Creative Painting, Kids Fashion Show.
"Bahkan juga digelar pasar murah, silakan mengunjungi stan-stan kreasi dan kuliner dari lima kabupaten sekitar Banyuwangi," kata Bupati Ipuk.
Pada 18 Juli, kata Ipuk, BEC akan digelar siang hari dengan mengambil start di area Taman Blambangan, dan ratusan talenta karnaval akan menempuh rute sepanjang 2 km di jalan protokol Banyuwangi.
BEC akan menyuguhkan parade spektakuler kostum etnik dengan tema "Perang Bayu-The Great War of Blambangan", sebuah kisah heroik warga Banyuwangi melawan penjajahan Belanda di abad ke-18 dan menjadi sejarah berdirinya Banyuwangi.
"Pada malam harinya, usai menonton BEC para wisatawan bisa menikmati atraksi budaya 'Barong Battle' di Agrowisata Tamansuruh," kata Bupati Ipuk.
Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Indonesia Jember yang terus mendukung Banyuwangi, tidak hanya lewat kolaborasi Sekarkijang Creative Week (SCF) dan BEC, tapi juga berbagai program yang mendukung UMKM daerah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!