Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KRL Rangkasbitung Terpadat, KAI Siapkan 11 Gardu Traksi dan Sinyal Baru

📅 Jumat, 05 Jun 2026, 18:45 WIB | Oleh:
KRL Rangkasbitung Terpadat, KAI Siapkan 11 Gardu Traksi dan Sinyal Baru Doc: Istimewa
Ket. PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan menyiapkan langkah besar untuk meningkatkan kapasitas layanan Commuter Line Rangkasbitung. Upaya tersebut dilakukan menyusul tingginya tingkat kepadatan penumpang yang kini menjadi yang tertinggi di antara seluruh lintas KRL Jabodetabek.

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan menyiapkan langkah besar untuk meningkatkan kapasitas layanan Commuter Line Rangkasbitung. Upaya tersebut dilakukan menyusul tingginya tingkat kepadatan penumpang yang kini menjadi yang tertinggi di antara seluruh lintas KRL Jabodetabek.

Data KAI menunjukkan tingkat okupansi puncak Rangkasbitung Line saat ini mencapai sekitar 161 persen. Angka tersebut melampaui lintas Bogor yang berada di kisaran 130 persen serta lintas Bekasi/Cikarang sekitar 140 persen.

Tingginya tingkat kepadatan itu sejalan dengan pertumbuhan jumlah pengguna yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022, jumlah pelanggan tercatat sebanyak 43,3 juta orang dan naik menjadi 62 juta orang pada 2023.

Tren pertumbuhan berlanjut pada 2024 dengan jumlah pengguna mencapai hampir 70 juta orang. Sementara sepanjang 2025, volume pelanggan kembali meningkat hingga menembus 77,5 juta orang.

Memasuki periode Januari hingga Mei 2026, jumlah pengguna Commuter Line Rangkasbitung telah mencapai 33,39 juta orang. Angka tersebut menunjukkan jalur Tanah Abang–Rangkasbitung semakin menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat di wilayah barat Jabodetabek.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan tingginya permintaan layanan masyarakat harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas sarana dan infrastruktur. Karena itu, KAI bersama DJKA menyiapkan sejumlah proyek strategis guna meningkatkan kenyamanan perjalanan pelanggan.

"Permintaan masyarakat terhadap layanan Commuter Line Rangkasbitung terus meningkat. Karena itu, KAI bersama DJKA Kementerian Perhubungan menyiapkan berbagai langkah peningkatan kapasitas agar perjalanan pelanggan menjadi lebih nyaman dan tersedia lebih banyak pilihan perjalanan," ujar Bobby.

Salah satu langkah utama yang akan dilakukan adalah penguatan sistem Listrik Aliran Atas (LAA) pada lintas Tanah Abang–Rangkasbitung. Saat ini pasokan daya listrik di jalur tersebut masih berada pada level 3.000 volt, lebih rendah dibanding lintas Bogor dan Bekasi yang telah menggunakan daya 4.000 volt.

Untuk mendukung peningkatan kapasitas, KAI akan membangun 11 gardu traksi baru. Penguatan pasokan listrik tersebut memungkinkan pengoperasian rangkaian KRL dengan formasi 12 kereta yang selama ini belum dapat dijalankan di lintas Rangkasbitung.

Selain kelistrikan, modernisasi sistem persinyalan juga menjadi fokus pengembangan. Saat ini sebagian lintas masih menggunakan sistem blok tertutup yang membatasi jumlah perjalanan kereta sehingga headway atau jarak antarperjalanan berada di kisaran 10 menit.

Melalui pembaruan sistem persinyalan, kapasitas lintas diharapkan meningkat sehingga frekuensi perjalanan dapat diperbanyak. Dengan demikian, waktu tunggu penumpang akan semakin singkat dan distribusi pengguna pada jam sibuk menjadi lebih merata.

"Peningkatan kapasitas harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sarana, daya listrik, hingga sistem persinyalan. Dengan langkah tersebut, kapasitas angkut dapat bertambah dan masyarakat memperoleh layanan yang semakin baik," kata Bobby.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menambahkan penguatan infrastruktur dan sistem operasi tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk mendukung pertumbuhan mobilitas masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara KAI dan DJKA menjadi fondasi penting dalam menghadirkan layanan transportasi massal yang lebih andal dan berkapasitas besar di masa mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Perawatan lokomotif tertua di Indonesia

51 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Perawatan lokomotif tertua ...

Festival buah dan bunga di Karo

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Festival buah dan bunga di ...

Pemeriksaan kesehatan gratis di rumah sakit

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pemeriksaan kesehatan grati...

Persiapan Sekaten di Solo

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Persiapan Sekaten di Solo
Nasional
BMKG sampaikan prospek musi...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
    Ini Dia Cara menutup,menonaktifkan kartu kredit BNI? Untuk ...
    Untuk menutup kartu kredit Bank BNI Hubungi BNICall ...
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...

Event Akhir Pekan di Jakarta 1-2 Agustus: Dari Brightspot hingga JSD Blok M Fest

Event Akhir Pekan di Jakarta 1-2 Agustus: Dari Brightspot hingga JSD Blok M Fest

31 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.