Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang Tahun Ajaran Baru Pasar Kosambi Diserbu Warga Bandung untuk Belanja Perlengkapan Sekolah

📅 Sabtu, 11 Jul 2026, 20:20 WIB | Oleh:
Jelang Tahun Ajaran Baru Pasar Kosambi Diserbu Warga Bandung untuk Belanja Perlengkapan Sekolah Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, aktivitas masyarakat dalam mempersipkan kebutuhan sekolah mulai meningkat. Pasar Bosambi, Kota Bandung, menjadi salah satu destinasi utama masyarakat dalam mencari kebutuhan seragam dan perlengkapan sekolah.

Berbagai kebutuhan sekolah mulai dari seragam SD, SMP, SMA, hingga perlengkapan ekstrakurikuler tersedia dengan berbagai pilihan.

Salah seorang pedagang seragam di Pasar Kosambi, Maman, mengatakan setiap musim penerimaan peserta didik baru banyak masyarakat yang membeli seragam sekolah sesuai dengan jenjang pendidikan anaknya. 

“Kalau di sini seragam semua tingkatan. Dari mulai SD, SMP sampai SMA semuanya banyak yang beli sesuai dengan kebutuhan," ujar Maman, pemilik toko Seragam Remaja yang berlokasi di Lantai 1 Blok A No. 2.

Perlengkapan sekolah yang dijual di Pasar Kosambi memiliki variasi harga yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Harga kaus kaki dan sabuk dimulai dari Rp 10.000 hingga Rp 15.000, sementara seragam sekolah dijual mulai dari Rp 55.000 untuk lengan pendek dan Rp 65.000 untuk lengan panjang dengan berbagai pilihan ukuran.

Meski memasuki musim belanja sekolah, Maman mengungkapkan bahwa kondisi penjualan tahun ini belum sepenuhnya mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Ia menilai daya beli masyarakat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi. Meski demikian, Maman tetap optimis  bahwa aktivitas perdagangan akan meningkat hingga mendekati hari pertama masuk sekolah.

“Untuk tahun ini kayaknya lebih menurun, enggak tahu mungkin faktornya ekonomi yang lagi lemah. Prediksinya mudah-mudahan ramai aja. Semua pedagang pasti mengharapkan ramai. Jangan pesimis, harus optimis,” ujar Maman.

Konfirmasi mengenai tingginya antusiasme masyarakat diakui petugas operasi Pasar Kosambi, Gilang Ramadan. Ia menyampaikan lonjakan pengunjung menjelang tahun ajaran baru merupakan fenomena yang rutin terjadi setiap tahun.

Menurut dia, dua minggu sebelum sekolah dimulai merupakan periode tersibuk bagi aktivitas perdagangan di Pasar Kosambi.

“Dari tahun ke tahun, dua minggu sebelum masuk sekolah itu pasti Pasar Kosambi sangat ramai. Khusus untuk area penjualan seragam memang tidak pernah sepi pembeli," kata dia. "Banyak juga yang datang dari luar kota Bandung karena masyarakat luas sudah sangat memercayai kualitas bahan dan jahitan seragam yang ada di Kosambi ini,” imbuh Gilang.

Momentum tahun ajaran baru diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap aktivitas perdagangan sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan pendidikan masyarakat. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
  • Percepatan Elektrifikasi, Presiden Umumkan Insentif Produksi 1 Juta Motor Listrik Dalam Negeri
    Preview komentar:
    Melihat keberanian pelaku usaha swasta seperti ALVA yang ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Gempa Dahsyat M7,7 di Flores NTT Memicu Evakuasi Massal

Gempa Dahsyat M7,7 di Flores NTT Memicu Evakuasi Massal

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.