Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Konflik Sosial Jadi Sorotan, Gubernur Kalteng Minta Dewan Adat Dayak Bergerak Cepat.

📅 Jumat, 22 Mei 2026, 18:39 WIB | Oleh:
Konflik Sosial Jadi Sorotan, Gubernur Kalteng Minta Dewan Adat Dayak Bergerak Cepat. Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, di Palangka Raya, Jumat (22/5).

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran meminta Dewan Adat Dayak (DAD) bersikap proaktif, bukan reaktif, dalam mendeteksi dini potensi konflik di masyarakat sebelum meluas.

"Hal ini merupakan satu dari tiga fokus utama yang harus menjadi ruh pergerakan DAD ke depan," kata Agustiar saat pelantikan kepengurusan DAD dan Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) kabupaten/kota di Kalimantan Tengah serta Lembaga Bantuan Hukum DAD, di Palangka Raya, Jumat.

Dia menekankan dalam penyelesaian perselisihan, dialog dan musyawarah tetap harus dikedepankan, dengan kelembagaan adat hadir sebagai jembatan yang netral, adil dan terpercaya.

Kemudian fokus kedua adalah penguatan kearifan lokal sebagai bagian dari instrumen hukum, moral dan pendidikan.

"Falsafah Huma Betang yang mengandung nilai kebersamaan, toleransi dan gotong royong harus terus diwujudkan," katanya. 

Gubernur pun meminta DAD turut membantu memastikan pembangunan ekonomi dan investasi yang masuk ke Kalimantan Tengah, tetap berjalan selaras dengan penghormatan terhadap hak-hak adat dan pelestarian budaya lokal.

Selain itu, perhatian terhadap generasi muda juga menjadi hal penting, salah satunya melalui dorongan penerapan muatan lokal dengan berbahasa Dayak di sekolah-sekolah, sebagai langkah konkret menjaga keberlangsungan Bahasa Dayak agar tetap hidup dan lestari.

Ketiga, DAD diminta terus berperan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan aparat keamanan dengan mengedepankan prinsip koordinasi, komunikasi dan kolaborasi.

"Sinergi tidak hanya dilakukan dengan pemerintah daerah, tetapi juga bersama Forkopimda, para pemangku kepentingan, dan swasta dalam menjaga harkat dan martabat masyarakat adat Dayak, melestarikan adat istiadat, serta menjaga keamanan dan ketertiban di Kalteng," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Enam Desa Wisata Ditetapkan...
Ekonomi
Dibayangi Tekanan Eksternal...

Kebakaran di Kebayoran Lama, 150 Jiwa Terdampak

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Kebakaran di Kebayoran Lama...
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.