FIFA akan Jual Potongan Rumput Lapangan Final Piala Dunia 2026 sebagai Suvenir
📅 Sabtu, 11 Jul 2026, 20:55 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA - Rumput yang akan digunakan pada final Piala Dunia 2026 bukan hanya menjadi saksi lahirnya juara dunia baru. Tetapi juga akan berubah menjadi suvenir bernilai tinggi.
FIFA berencana menjual potongan rumput lapangan final kepada para kolektor dan penggemar sepak bola. Penjualan ini dilakukan setelah pertandingan puncak yang digelar di East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat pada 20 Juli.
FIFA akan menawarkan empat kategori suvenir rumput lapangan. Penjualan tersebut hanya dibuka bagi pembeli di Amerika Serikat dan Eropa.
Dari program ini, FIFA diperkirakan memperoleh pendapatan lebih dari 11 juta dollar AS. Atau sekitar Rp 198,89 miliar (kurs Rp 18.080,55 per dollar AS).
Paket termahal dibanderol 3.000 dollar AS, setara sekitar Rp 54,24 juta. Pembeli akan mendapatkan potongan rumput berukuran 3 x 3 inci yang digunakan pada laga final.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pembeli juga akan menerima paket lengkap dengan replika tiket berlapis ukiran emas. Replika mini bola Piala Dunia, serta trofi Piala Dunia berbahan kristal.
Selain paket premium tersebut, FIFA juga menyediakan tiga kategori. Kategori ini dipercaya menawarkan harga dengan lebih terjangkau, yaitu:
1. 450 dollar AS (sekitar Rp 8,14 juta),
Sebaiknya Anda baca juga:
2. 900 dollar AS (sekitar Rp 16,27 juta),
3. 1.200 dollar AS (sekitar Rp 21,70 juta).
Setiap kategori akan diproduksi dalam jumlah terbatas. Yakni maksimal 2.026 unit, menyesuaikan edisi Piala Dunia 2026.
Demi menjaga kualitas lapangan yang seragam selama turnamen, FIFA memasang rumput alami baru di seluruh stadion penyelenggara. Termasuk stadion yang sehari-harinya menggunakan permukaan sintetis.
Beberapa stadion tersebut antara lain Seattle, Atlanta, East Rutherford, Vancouver (Kanada), Arlington (Texas), dan Inglewood (California). Hingga kini, FIFA belum mengungkapkan nasib rumput dari stadion-stadion lain yang tidak digunakan untuk pertandingan final. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!