Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tren Properti Bergeser, Minat Sewa Rumah Lampaui Pembelian

📅 Kamis, 09 Jul 2026, 19:20 WIB | Oleh:

Perubahan perilaku masyarakat juga tercermin dari penggunaan fitur Simulasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di Rumah123. Pada Q2 2026, aktivitas simulasi KPR turun 11,6 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.

Meski demikian, mayoritas pengguna masih mengincar rumah dengan harga yang relatif terjangkau. Sebanyak 35,2 persen simulasi dilakukan untuk rumah dengan harga di bawah Rp500 juta, sedangkan 30,5 persen lainnya berada pada kisaran Rp500 juta hingga Rp1 miliar.

Untuk pilihan tenor, periode 16 hingga 20 tahun menjadi yang paling diminati dengan porsi 36,9 persen. Selanjutnya adalah tenor hingga 10 tahun sebesar 30,1 persen, serta tenor 11 hingga 15 tahun sebanyak 28,1 persen. Data tersebut mengindikasikan bahwa meskipun minat membeli masih ada, masyarakat tetap mengutamakan rumah yang sesuai kemampuan finansial.

Rumah Subsidi Paling Banyak Dicari

Preferensi masyarakat juga terlihat dari kata kunci yang paling sering digunakan saat mencari properti di platform Rumah123. Keyword "subsidi" menjadi pencarian paling populer dengan porsi 10,02 persen dari total sesi pencarian. Setelah itu disusul kata kunci "cluster" sebesar 6,10 persen, "mewah" sebesar 4,84 persen, "butuh uang" sebesar 3,90 persen, "kavling" sebesar 2,93 persen, "rumah kampung" sebesar 2,08 persen, serta "KPR" sebesar 1,81 persen.

Dominasi pencarian rumah subsidi menunjukkan bahwa faktor keterjangkauan harga masih menjadi perhatian utama masyarakat Indonesia. Di sisi lain, tingginya pencarian rumah di kawasan cluster maupun hunian mewah menunjukkan konsumen juga semakin mempertimbangkan kualitas lingkungan, fasilitas, serta gaya hidup dalam memilih tempat tinggal.

Cerminan Kondisi Pasar Properti

VP of Marketing Rumah123, Firman Pamungkas, mengatakan jutaan aktivitas pengguna di platform memberikan gambaran yang dekat dengan kondisi riil pasar properti nasional. Rumah123 tidak hanya melihat jenis properti yang dicari masyarakat, tetapi juga bagaimana perilaku tersebut berubah dari waktu ke waktu. Insight tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi masyarakat maupun pelaku industri properti dalam mengambil keputusan berdasarkan kondisi pasar.

Pihaknya menilai perjalanan menuju kepemilikan rumah kini semakin beragam. Bagi sebagian masyarakat, menyewa menjadi strategi awal sebelum membeli rumah, sementara bagi yang lain kepemilikan rumah tetap menjadi tujuan jangka panjang.

“Melalui analisis berbasis data pengguna, perusahaan berkomitmen menghadirkan informasi dan solusi yang membantu masyarakat menemukan hunian sesuai kebutuhan, kemampuan finansial, dan tahap kehidupannya,” paparnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Megapolitan
Menakutkan, Sopir Jaklingko...
Megapolitan
Tol Kataraja Perkuat Koneks...
Megapolitan
Warga Perlu Diedukasi Hadap...
Luar Negeri
Trump Ancam Bombardier Kana...
Advertisement
Kapal Jurnalis Hilang Kontak di Sekitar Anak Krakatau, Pemilik Ungkap Kondisi Sebelum Berangkat

Kapal Jurnalis Hilang Kontak di Sekitar Anak Krakatau, Pemilik Ungkap Kondisi Sebelum Berangkat

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.